• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Indonesia Gagas Travel Corridor Bagi Turis UEA, Qatar Serta Polandia dan Ukraina

by Redaksi Asiatoday
April 19, 2021
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Gagas Travel Corridor Bagi Turis UEA, Qatar Serta Polandia dan Ukraina

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Uno, saat memaparkan kesiapan Pariwisata Indonesia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia mulai menggagas Travel Corridor bagi wisatawan Timur Tengah, khususnya Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar pada Juni dan Juli 2021.

Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Uno, sejauh ini pembahasan sudah memasuki tahap lanjut dengan kedua negara terkait.

Perkembangan pembahasan dengan kedua negara tersebut akan segera difinalisasi dan masih menunggu kesiapan-kesiapan zona hijau di sejumlah destinasi.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

“Uni Emirat Arab dan Qatar merupakan dua negara yang tetap melayani penerbangan dari dan ke Indonesia. Sekarang masih dibahas tahap lanjut dan akan difinalisasi,” ujar Sandi dalam konferensi pers mingguan, Senin (19/4/2021).

Tiga destinasi zona hijau yang disiapkan, antara lain Bali, Batam dan Bintan.

“Pemerintah terus mengkaji prosedur dan belum ada keputusan final terkait dengan perihal karantina wisatawan,” ujarnya.

Selain Uni Emirat Arab dan Qatar, Polandia dan Ukraina menyatakan keinginan untuk menerbangkan wisatawan ke Indonesia. Namun, lanjut Sandiaga, belum ada keputusan lebih lanjut terkait dengan hal tersebut.

“Polandia sudah berkali-kali bertanya, kapan wisata di Indonesia dibuka karena mereka sudah menyiapkan penerbangan. Nanti, tentunya wisatawan asing akan mengikuti prosedur untuk masuk ke Indonesia,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Asean TravelAsia TourismPariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.