• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Permintaan Global Naik Kerek Harga Produk Mangan Hingga Bauksit di Pasar Ekspor

by Redaksi Asiatoday
May 1, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Permintaan Global Naik Kerek Harga Produk Mangan Hingga Bauksit di Pasar Ekspor

Komoditi Tambang mangan. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia mencatat hingga periode akhir April 2021, harga sejumlah komoditas produk pertambangan menunjukkan tren positif yang terus berlanjut di tengah pandemi Covid-19. Hal ini dikarenakan kenaikan permintaan pada beberapa komoditas produk pertambangan.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Didi Sumedi menjelaskan, kondisi ini mempengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) untuk periode Mei 2021. Ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 28 Tahun 2021, tanggal 26 April 2021.

“Komoditas konsentrat mangan, konsentrat seng, konsentrat ilmenite, konsentrat rutil, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian mengalami kenaikan dibandingkan bulan lalu. Hal tersebut disebabkan adanya peningkatan permintaan dunia,” kata Didi, melalui keterangan tertulisnya Jumat (30/4/2021).

RelatedPosts

Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

Disisi lain, komoditas konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, dan konsentrat timbal mengalami penurunan harga. Adapun untuk pellet konsentrat pasir besi tidak mengalami perubahan.

Sementara itu, produk pertambangan yang mengalami kenaikan harga rata-rata pada periode Mei 2021 adalah konsentrat mangan (Mn ≥ 49 persen) dengan harga rata-rata USD 218,99/WE atau naik 2,51 persen; konsentrat seng (Zn ≥ 51 persen) dengan harga rata-rata USD 786,74/WE atau naik 3,39 persen.

Lalu ada konsentrat  ilmenit (TiO2 ≥ 45 persen) dengan harga rata-rata USD 432,98/WE atau naik 6,74 persen; konsentrat rutil  (TiO2 ≥ 90 persen) dengan harga rata-rata USD 1.122,57/WE atau naik 3,14 persen; dan bauksit yang telah  dilakukan pencucian (washed bauxite) (Al2O3 ≥ 42 persen) dengan harga rata-rata USD 30,45/WE atau naik 3,93 persen.

Selanjutnya, produk yang mengalami penurunan harga dibandingkan HPE periode sebelumnya  adalah konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) dengan harga rata-rata USD 3.229,74 /WE atau turun 0,76 persen; konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe ≥ 62 persen dan ≤ 1 persen TiO2) dengan harga rata-rata  USD 149,16/WE atau turun 1,94 persen; konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar  (Fe ≥ 50 persen dan (Al2O3 + SiO2) ≥ 10 persen) dengan harga rata-rata USD 76,22/WE atau turun 1,94%.

Konsentrat timbal (Pb ≥ 56 persen) dengan harga rata-rata USD 805,75/WE atau turun 2,63 persen; dan  konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 56 persen) dengan harga rata-rata USD 89,07/WE atau turun sebesar 1,94 persen. Adapun pellet konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 54) tidak mengalami perubahan dengan harga rata-rata USD 117,98/WE.

Didi menjelaskan, perhitungan dasar HPE untuk komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir  besi, konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari Asian Metal dan Iron Ore Fine Australian.

Sedangkan, perhitungan dasar HPE untuk konsentrat tembaga, pellet  konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, dan bauksit bersumber dari London Metal Exchange (LME).

Sebagai informasi, sejumlah produk pertambangan yang dikenakan BK meliputi konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, pellet konsentrat pasir  besi, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian.

Menurut Didi, HPE periode Mei 2021 ditetapkan setelah memperhatikan masukan tertulis serta  hasil koordinasi dengan berbagai instansi terkait. (ATN)

Tags: Tambang Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.