• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

World Bank dan Indonesia Sepakati Kerangka Kerja Kemitraan Baru

by Redaksi Asiatoday
May 12, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Cegah Resesi Global, World Bank Kucurkan Rp2.624 Triliun Atasi Pandemi Covid-19

Bank Dunia (World Bank). Ist

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Dewan Direktur Eksekutif World Bank menyepakati Kerangka Kerja Kemitraan (CPF) dengan Indonesia untuk periode 2021-2025.

Tujuan dari kerangka kerja baru tersebut untuk meningkatkan upaya pemulihan perekonomian akibat pandemi Covid-19.

“Melalui kerangka kerja ini, Grup World Bank akan melanjutkan kemitraannya bersama Indonesia dengan mendukung upaya pemulihan dari dampak pandemi,  seraya melaju semakin dekat dengan tujuan mencapai pertumbuhan inklusif, membangun kelas menengah yang tangguh dan bergabung dengan negara berpenghasilan tinggi,” kata Wakil Presiden World Bank untuk Asia Timur dan Pasifik, Victoria Kwakwa dalam siaran pers, Rabu (12/5/2021).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

CPF yang baru itu disiapkan dengan bayangan pandemi Covid-19 masih berlangsung. Pandemi tidak hanya menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan dampak ekonomi serius bagi sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Apalagi, CPF dirancang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

CPF yang baru berfokus pada empat bidang kerja sama yakni memperkuat daya saing dan ketahanan perekonomian, meningkatkan infrastruktur, serta mengembangkan modal manusia. Kemudian, mendukung pengelolaan aset alam, sumber mata pencaharian berbasis sumber daya alam dan ketahanan terhadap bencana.

Akibat pandemi Covid-19, pemerintah mengalihkan fokus pada penguatan kebijakan dan kelembagaan, terutama di sektor kesehatan, perlindungan sosial, pendidikan dan digitalisasi.

Khususnya pada aspek digital, CPF bertujuan memperbaiki tingkat efisiensi dan inklusi, dengan meningkatkan berbagai layanan maupun mengatasi kesenjangan digital.

“Sektor swasta memainkan peran penting dalam membangkitkan kembali pertumbuhan ekonomi. Kepemimpinan International Finance Corporation (IFC) dalam mengembangkan berbagai peluang yang berkelanjutan dan inklusif, maupun menggerakkan lebih banyak investasi swasta, akan menjadi sangat penting bagi upaya pemulihan,” jelas Wakil Presiden IFC, Asia dan Pasifik Alfonso Garcia Mora.

Melalui pemanfaatan pembelajaran dari berbagai program pemerintah dan menyesuaikan strategi untuk memperkuat respons terhadap ketidakpastian, CPF didasarkan pada suatu kerangka kerja menyeluruh untuk periode lima tahun.

Dalam hal ini, melibatkan beragam pendekatan yang akan diterapkan selama tiga tahun pertama periode kerangka kerja tersebut.

“Selama tahun ini dan tahun depan, World Bank akan memastikan berlangsungnya pemulihan dari pandemi secara berkelanjutan termasuk mendukung reformasi ekonomi yang diperlukan, meningkatkan pendapatan dan menyegarkan kembali berbagai upaya di bidang perubahan iklim,” papar Direktur World Bank untuk Indonesia dan Timor Leste Satu Kahkonen. (ATN)

Tags: World BankWorld Bank Group
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.