• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Turki akan Bangun Pangkalan Logistik di Libya

by Redaksi Asiatoday
May 30, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Turki akan Bangun Pangkalan Logistik di Libya

Negeri libya. Ist

ASIATODAY.ID, ANKARA – Turki tengah menyiapkan investasi besar di negeri Libya. Rencananya, Turki akan membangun pangkalan logistik di negeri itu.

“Pangkalan itu diharapkan bermanfaat bagi negara yang dilanda perang serta seluruh kawasan Afrika Utara dengan memainkan peran kunci dalam perdagangan di kawasan itu,” kata Murtaza Karanfil, ketua Dewan Bisnis Turki-Libya Dewan Hubungan Ekonomi Luar Negeri (DEİK) dikutip Harian Turki Sabah, Sabtu (29/5/2021).

“Libya adalah negara alternatif untuk rute ini bagi pasar Afrika. Ini hampir seperti gerbang yang akan langsung menghubungkan perdagangan ke pusat Afrika. Itulah mengapa Turki ingin berinvestasi lebih banyak di negara ini,” jelasnya.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Pada Desember 2019, pemerintah Libya yang diakui PBB secara resmi meminta bantuan militer Turki dalam menghadapi serangan militer oleh pasukan pemberontak Jenderal Khalifa Haftar yang bersaing mendapatkan kekuasaan.

Negara kaya minyak itu telah mengalami konflik bersenjata selama bertahun-tahun ketika pasukan Haftar yang didukung negara-negara Arab dan Barat, tentara bayaran dan pejuang asing, menyerang Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui secara internasional.

“Serangan Haftar di Tripoli pada 4 April 2019 dan penutupan ladang minyak serta pelabuhan memainkan peran utama dalam membawa negara itu ke ambang kebangkrutan dan keruntuhan,” ujar para pengamat.

Baru-baru ini, otoritas eksekutif terpadu yang mencakup kabinet baru dan Dewan Presiden dipilih dengan harapan mengakhiri perpecahan dan perang. Pemilu legislatif dan presiden akan diadakan pada 24 Desember. (ATN)

Tags: LibyaTurki
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.