• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kelompok G7 Gagas Megaproyek Tandingan Belt and Road Initiative Milik China

by Redaksi Asiatoday
June 13, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kelompok G7 Gagas Megaproyek Tandingan Belt and Road Initiative Milik China

KTT G7 di London, Inggris. Dok G7

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Para pemimpin kelompok G7 mulai menggagas proyek infrastruktur global baru untuk menandingi proyek Belt and Road Initiative (BRI) China. Initiatif ini akan berlandaskan teknologi hijau.

Para pemimpin G7 mengungkapkan hal itu dalam pertemuan di Inggris.

Laporan Bloomberg News yang dikutip Minggu (13/6/2021), G7 akan menyediakan kerangka kerja untuk mendukunga keberlajutan pembangunan dan transisi hijau di negara berkembang.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Biden telah menggembar-gemborkan rencana itu, tetapi Jerman ragu-ragu tentang proposal ini dengan alasan sudah ada tindakan barat di seluruh dunia yang bekerja untuk membatasi kemajuan China, kata seorang pejabat Eropa.

Jerman juga belum menjanjikan jumlah yang konkret untuk proyek semacam itu, kata pejabat itu.

Berbagai proposal dirancang untuk menawarkan tindakan kontras yang jelas antara pendekatan Beijing terhadap hubungan luar negeri dan alternatif yang ditawarkan oleh negara-negara demokrasi industri, menurut dua pejabat AS lainnya yang memberi pengarahan kepada wartawan tentang rencana tersebut dengan syarat anonim.

Sementara itu, Perdana Menteri Italia Mario Draghi dan Kanselir Jerman Angela Merkel berbicara lebih banyak tentang sifat kooperatif dari hubungan G7 dengan China, kata pejabat AS.

Semua pemimpin membahas pembentukan kelompok kerja atau gugus tugas di China. Merkel mengatakan kepada wartawan Sabtu malam bahwa dia menyambut gugus tugas, tetapi tidak ingin membingkainya sebagai upaya anti-China.

“Ini bukan tentang menentang sesuatu, tetapi untuk sesuatu,” katanya.

Seorang pejabat Eropa yang mengetahui diskusi tersebut mengatakan bahwa semua negara telah memperkuat sikap mereka terhadap China dibandingkan dengan pertemuan G7 sebelumnya.

Sumber Bloomberg tersebut mengatakan bahwa para pemimpin lainnya, termasuk Johnson, setuju dengan poin yang diangkat Merkel. Para pemimpin sepakat untuk bekerja sama untuk menanggapi apa yang mereka anggap sebagai praktik ekonomi non-pasar oleh China, serta berbicara tentang pelanggaran hak asasi manusia dan kerja paksa dalam rantai pasokan, termasuk di Xinjiang, kata pejabat tersebut. (ATN)

Tags: Belt and Road InitiativeG7
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.