• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kaspersky Komitmen Perkuat Keamanan Siber Indonesia

by Redaksi Asiatoday
June 16, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pertama di Asia Pasifik, Kaspersky Buka Pusat Transparansi di Malaysia

Perusahaan teknologi raksasa, Kaspersky. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kaspersky dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) telah menadatangi Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka meningkatkan kapabilitas keamanan siber Indonesia.

MoU tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pengembangan institusi terkait keamanan siber di sektor pemerintah, guna memastikan keselamatan dan keamanan data publik di tengah masifnya transformasi digital.

CEO Kaspersky, Eugene Kaspersky mengatakan dunia digital Indonesia kini tengah berkembang pesat, terutama di tengah pandemi.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Kendati demikian, meningkatnya arus digitalisasi juga berarti meningkatnya kejahatan siber. Pasalnya, mereka kian terampil dan berpengalaman.

“Mempertahankan dunia siber menjadi hal krusial dampaknya terhadap perekonomian negara dan keselamatan penduduknya,” kata Eugene, dalam keterangan tertulis dikutip Rabu (16/6/2021).

Dikatakan, dalam rangka membangun dunia yang lebih aman dan mendukung negara memanfaatkan teknologi secara aman, Kaspersky bekerjasama dan berkontribusi meningkatkan kesadaran terkait keamanan siber dan program peningkatan kapasitas.

MoU yang ditandatangani Kaspersky dan BSSN mencakup kolaborasi dalam berbagi pengetahuan, peningkatan kapasitas, berbagai pelatihan keamanan siber dan program bersama untuk menciptakan kesadaran siber di Indonesia.

Saat ini, tindakan preventif dan represif untuk mencegah dan mitigasi potensi ancaman kejahatan siber telah dilakukan dari sisi teknologi. Namun, potensi ancaman siber yang terus berkembang membutuhkan pendekatan lain. Salah satunya adalah melalui user behavior, yakni pembangunan budaya kesadaran keamanan siber.

Kaspersky memandang phishing, malware, hingga serangan yang mengeksploitasi kerentanan pada perangkat kerap jadi metode serangan yang memanfaatkan perilaku pengguna dalam melancarkan aksinya.

BSSN telah menyusun Strategi Keamanan Siber Nasional (SKSN) sebagai langkah nyata kehadiran negara dalam mewujudkan keamanan dan ketahanan nasional di ruang siber.

Kepala BSSN Hinsa Siburian mengatakan, melalui MoU ini, BSSN dan Kaspersky berupaya meningkatkan keamanan komputasi secara keseluruhan melalui komitmen terhadap keamanan, perlindungan privasi, keandalan, respons insiden, dan integritas.

“Dengan penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut, kedua pihak diharapkan saling berkomitmen membangun kerja sama dalam penyelenggaraan keamanan siber di infrastruktur kritis sekaligus meningkatkan kapabilitas,” kata Hinsa.

Kaspersky sendiri merupakan perusahaan keamanan siber dan privasi global yang memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman di bidang keamanan siber.

Sepanjang kuartal pertama 2021, Kaspersky menggagalkan 9,6 juta serangan malware di internet dan hampir menginfeksi pengguna di Indonesia. (ATN)

Tags: Asia DigitalAsia Pasifik DigitalBSSNCybersecurityKasperskyKeamanan Siber
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.