• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investasi USD200 Juta, Cargill Bangun Kilang Minyak Kelapa Sawit di Lampung

by Redaksi Asiatoday
June 17, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi USD200 Juta, Cargill Bangun Kilang Minyak Kelapa Sawit di Lampung

Kawasan industri Cargill. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan global Cargill menginvestasikan USD200 juta untuk membangun kilang minyak kelapa sawit baru di Lampung.

Kilang ini akan mempercepat langkah Cargill untuk mengembangkan rantai pasok kelapa sawit yang berkelanjutan, serta memasok berbagai produk yang bebas dari deforestasi dan terverifikasi bagi para pelanggan.

Kilang baru tersebut akan berperan penting dalam memenuhi kebutuhan di Amerika Utara dan Eropa yang dipasok dari minyak kelapa sawit mentah berkelanjutan yang diproduksi di Indonesia. Hal ini dilakukan Cargill melalui rantai pasok yang sangat terpadu, dari perkebunan hingga pelanggan.

RelatedPosts

Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

“Proyek ini merupakan langkah penting yang ditempuh Cargill untuk meningkatkan ketersediaan bahan minyak makan yang dipasok dan diolah secara berkelanjutan bagi para pelanggan. Di sisi lain, proyek ini turut mendukung Cargill memenuhi misinya, yaitu menyediakan kebutuhan pangan dunia secara aman, bertanggung jawab dan berkelanjutan. Selain itu, rantai pasok yang sangat terpadu menjamin bahwa standar produksi terketat dan kualitas produk terbaik telah tercapai,” kata President Cargill Asia Pacific, Robert Aspell dalam siaran pers, Rabu (16/6/2021).

Dengan kilang baru itu, Cargill akan memenuhi harapan pelanggan yang semakin mengutamakan aspek keberlanjutan dan transparansi. Oleh karenanya, Cargill menjamin keterlacakan produk dari perkebunan dan meningkatkan standar kualitas produk.

Pembangunan kilang baru mutakhir tersebut telah dimulai, dan proses konstruksi diperkirakan selesai pada akhir 2022.

Adapun minyak kelapa sawit di kilang Lampung akan diolah berdasarkan prinsip-prinsip yang tercantum dalam ‘Kebijakan Sawit Berkelanjutan’ Cargill. Prinsip-prinsip ini akan menyediakan transparansi yang lebih baik dengan aspek keterlacakan hingga ke jenjang perkebunan.

Proyek kilang minyak kelapa sawit di Lampung turut mendukung misi Cargill untuk menyediakan analisis atas rantai pasok kelapa sawit di tingkat lokal dan global, serta memperkuat posisi Cargill sebagai pemasok pilihan pelanggan untuk minyak kelapa sawit berkelanjutan.

Sebagai referensi, minyak kelapa sawit merupakan bahan penting untuk menyediakan kebutuhan pangan dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, tingkat permintaan minyak kelapa sawit telah meningkat, dan Indonesia berperan sebagai penghasil dan eksportir terbesar minyak kelapa sawit.

Hasil panen kelapa sawit tergolong tinggi dan tanaman ini menghasilkan minyak yang memiliki banyak kegunaan, tak hanya dipakai sebagai minyak untuk memasak, namun juga membuat cita rasa dan tekstur pada banyak makanan.

Minyak kelapa sawit juga menjadi bahan tambahan yang berfungsi sebagai penstabil, pengikat, pembuih pada berbagai produk rumah tangga sehari-hari. (AT Network)

Tags: CargillIndustri SawitSawit AsiaSawit Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.