• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Korsel Hadapi Kendala Berinvestasi di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
August 23, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Korsel Hadapi Kendala Berinvestasi di Indonesia

Pusat Bisnis di Korea Selatan. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kalangan pengusaha dari Korea Selatan (Korsel) mengalami sejumlah hambatan untuk melakukan investasi di Indonesia, salah satunya terkait ketenagakerjaan.

“Ada beberapa kesulitan yang dihadapi perusahaan Korea, seperti kebijakan kenaikan upah yang cepat sekali, kemudian tunjangan pensiun yang tinggi,” terang Kepala Bagian Ekonomi Kedutaan Besar Korea Selatan, Jeon Joyoung di Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Jeon menjelaskan, aspek nontarif lainnya terkait dengan lisensi impor, bea cukai dan sertifikasi juga termasuk dalam hambatan berinvestasi di Indonesia. Namun demikian, Pemerintah Korsel mengapresiasi Pemerintah Indonesia telah memperkenalkan paket reformasi untuk mengatasi kesulitan-kesulitan ini.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Secara khusus juga kata dia, Presiden Jokowi mengumumkan akan ada beberapa revisi terkait dengan hukum perburuhan untuk mendorong lebih banyak investasi asing. Selain itu, masalah pajak juga menjadi hambatan lainnya, meskipun memang membayar pajak merupakan bagian dari prosedur yang seharusnya dijalankan.

“Akan tetapi, investigasi pajak di lapangan cukup memberatkan. Seharusnya ada penjelasan rinci dan transparan tentang pajak transfer pricing,” kata dia.

Di atas semua itu, Joyoung mengatakan, perusahaan Korea Selatan menilai iklim investasi di Indonesia cukup baik, terutama karena Indonesia menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik di atas lima persen. Selain itu, Indonesia memiliki populasi terbesar di ASEAN sebanyak 260 juta jiwa dan memiliki 40 persen dari seluruh PDB negara-negara anggota ASEAN.

Perhatian Indonesia pada pengembangan generasi muda dan kelas menengah, berlimpahnya sumber daya alam dan cepatnya penyebaran ekonomi digital, juga turut menyumbang hal positif berinvestasi di Indonesia.

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), investasi asal Korea Selatan didominasi sektor industri mesin dan elektronik (15 persen); pertambangan (13 persen); gas dan air (sembilan persen); industri sepatu (delapan persen); serta industri karet dan plastik (delapan persen).

Sebagian besar investasi Korsel masih berada di Pulau Jawa, diikuti dengan Kalimantan dan Sumatera. Total realisasi investasi sejak 2014 sampai triwulan I-2019 ini mencapai USD7,3 miliar dengan realisasi investasi mencapai USD2 miliar pada 2017 dan USD1,6 miliar pada 2018. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: InvestasiInvestasi IndonesiaInvestasi Korea Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.