• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Dorong Implementasi Konkret Kesepakatan G20

by Redaksi Asiatoday
July 15, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Sambut Baik Adopsi Resolusi UNDOF Secara Konsensus

Duta Besar Dian Triansyah Djani. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia mendorong adanya implementasi konkret kesepakatan negara-negara G20 untuk pemulihan ekonomi.

“Kesepakatan G20 harus dapat ditindaklanjuti dengan implementasi konkret,” ujar Co-Sherpa G20 Indonesia, Duta Besar Dian Triansyah Djani dalam pernyataannya di Pertemuan ke-2 G20 Sherpa yang dilaksanakan secara virtual pada tanggal 12-13 Juli 2021.

Dubes Djani yang menjabat sebagai Staf Khusus Menlu untuk Penguatan Program-Program Prioritas beserta Dr. Edi Pambudi, Staf Ahli Menko Perekonomian Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa, dan Sumber Daya Alam, telah ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Co-Sherpa G20 Indonesia.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Bersama para pejabat tinggi (atau biasa disebut “Sherpa”) dari negara anggota G20 lainnya, Co-Sherpa G20 Indonesia menekankan pentingnya kesepakatan G20 di tahun 2021 dapat mendukung pemulihan kesehatan dan ekonomi pasca pandemi.

Sherpa sendiri berasal dari bahasa Tibet yang berarti penunjuk jalan, dimana para Sherpa G20 berperan dalam menavigasi berbagai kerja sama yang terlaksana dalam kerangka G20 sekaligus membuka jalan ke arah tercapainya kesepakatan bagi para Pemimpin G20.

Indonesia sebagai calon Presiden G20 tahun 2022 telah terlibat sebagai salah satu negara Troika bersama Arab Saudi yang merupakan Presiden G20 tahun 2020 dan Italia yang memegang Presidensi G20 untuk tahun 2021. Presidensi Italia tahun ini mengambil tema “Manusia, Planet, Kesejahteran” (People, Planet, Prosperity).

Pertemuan Sherpa kali ini membahas perkembangan kerja sama dan perundingan G20 di berbagai kelompok kerja (working groups), antara lain di bidang pendidikan, ketenagakerjaan, pemberdayaan perempuan, anti-korupsi, budaya, pertanian, pembangunan, kesehatan, keuangan, perdagangan dan investasi, dan ekonomi digital.

Secara khusus Co-Sherpa G20 Indonesia mendorong agar G20 bekerja sama dalam menghadapi pandemi saat ini. G20 perlu memastikan akses vaksin COVID-19 yang adil dan terjangkau, mendukung fleksibilitas dari kesepakatan TRIPS (Trade-related Intellectual Property Rights), dan memberikan transfer teknologi serta pembangunan kapasitas produksi di negara berkembang.

Sementara itu, agar dunia dapat segera bangkit dari krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19, Co-Sherpa G20 Indonesia mengangkat pentingnya implementasi berbagai kesepakatan G20 dan peningkatan kerja sama sektor-sektor tertentu seperti di sektor kesehatan, pendidikan dan kaitannya dengan penyiapan tenaga kerja terampil serta pentingnya pendidikan vokasi, termasuk reskilling dan upskilling untuk mereka yang terdampak pandemi. Juga ditekankan pentingnya meningkatkan kepercayaan terhadap sistem perdagangan dunia dan perlunya memberikan perhatian lebih pada isu digitalisasi yang merupakan cross-cutting issue.

G20 merupakan forum 19 negara dan sebuah organisasi regional (Uni Eropa) yang mewakili 85 persen GDP dunia, 75 persen perdagangan dunia, 80 persen investasi global, dan dua pertiga penduduk dunia.

G20 memiliki kapasitas besar untuk menciptakan momentum kesepakatan multilateral. Oleh karena itu, Indonesia terus memastikan agar G20 memberikan sumbangsih konkret terhadap penanganan krisis akibat pandemi Covid-19. (ATN)

Tags: G20
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.