• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Mayoritas Konsumen di Asia Tenggara Sudah Gunakan Pembayaran Digital

by Redaksi Asiatoday
August 4, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Merajai Pertumbuhan Ekonomi Digital di Asia Tenggara

Transformasi digital. ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Laporan Consumer Payment Attitudes Study 2021 yang dilakukan Visa menyebutkan, saat ini sekitar 85 persen konsumen di seluruh Asia Tenggara sudah menggunakan berbagai metode pembayaran digital, seperti kartu, kartu contactless, pembayaran online, dompet elektronik, dan QR code.

“Selama 1 terakhir, adopsi pengalaman perdagangan yang mengutamakan digital telah terakselerasi disebabkan pandemi Covid-19,” kata Group Country Manager, Regional Southeast Asia Visa, Tareq Muhmood melalui keterangan tertulisnya Rabu (4/8/2021).

Dia mengatakan, pelaku usaha harus segera mendigitalisasi usahanya untuk beradaptasi menghadapi tren pembayaran nontunai dan e-commerce yang terus bertumbuh.

RelatedPosts

Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

“Seiring dampak pandemi, perilaku konsumen serba digital diperkirakan akan terus berlanjut, dan gaya hidup digital di Asia Tenggara semakin didukung oleh pengalaman pembayaran inovatif,” imbuhnya.

Consumer Payment Attitudes Study 2021 menyebutkan, hampir dua pertiga konsumen di Asia Tenggara (64 persen) telah bepergian tanpa membawa uang tunai, di antaranya Vietnam (84 persen), Thailand (82 persen), Filipina (79 persen), dan Indonesia (68 persen).

Secara keseluruhan, pergeseran menuju pembayaran nontunai didorong oleh meningkatnya adopsi pembayaran secara contactless (63 persen) dan pembayaran kartu (46 persen) oleh konsumen, diikuti meluasnya penerimaan pembayaran digital oleh merchant (41 persen), serta bertumbuhnya persepsi pembayaran digital sebagai metode yang aman (40 persen).

Kartu contactless tetap populer di seluruh wilayah, dengan adopsi terbesar di Singapura (75 persen), Malaysia (65 persen) dan Thailand (41 persen).

Meski demikian, masih ada peluang yang cukup besar untuk mendorong penggunaan kartu contactless di beberapa negara lainnya.

Tareq Muhmood mengatakan pandemi Covid-19 telah mendorong konsumen di Asia Tenggara berbelanja online untuk pertama kalinya melalui situs web (43 persen) atau channel sosial media (35 persen).

“Lebih dari separuh konsumen di Indonesia (56 persen) dan Filipina (52 persen) juga berbelanja online untuk pertama kalinya,” kata Tareq.

Seiring preferensi dan kebiasaan konsumen yang terus berubah, para pelaku usaha memiliki peluang untuk melayani konsumen dengan menerapkan strategi yang mengutamakan digital dalam hal pembayaran. Dimulai dengan membuka toko online melalui platform e-commerce dan menerima pembayaran contactless sehingga konsumen dapat berbelanja dan melakukan pembayaran sesuai preferensi mereka.

Seiring perdagangan tradisional tatap muka dan e-commerce yang semakin melebur, para pelaku usaha di Asia Tenggara juga mulai mengadopsi perdagangan omnichannel yang mengintegrasikan beragam layanan digital, seperti smart checkout atau solusi berbasis aplikasi di toko fisik/retail.

Di Asia Tenggara, kata dia, masa depan pembayaran adalah digital.

“Pengalaman pembayaran yang inovatif akan menjadi ikon dari masa depan yang mengutamakan digital di Asia Tenggara,” tandasnya. (ATN)

Tags: Asia DigitalIndustri DigitalTransaksi DigitalTransformasi DigitalVisa
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.