• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Pesawat Boeing 737 MAX Mulai Uji Terbang di China

by Redaksi Asiatoday
August 12, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pesawat Boeing 737 MAX Mulai Uji Terbang di China

Pesawat Boeing 737 MAX. Dok

ASIATODAY.ID, BEIJING – Sebuah pesawat uji milik Boeing Co 737 MAX menggelar uji terbang di China, Rabu (11/8/2021).

Flightradar24 menunjukkan pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Internasional Pudong Shanghai pada pukul 09:24 pagi waktu setempat tanpa tujuan dan terbang ke arah tenggara.

Sebagaimana dilaporkan Reuters, regulator penerbangan China sebelumnya mengeluarkan tiga persyaratan untuk 737 MAX kembali beroperasi, antara lain perubahan desain bersertifikat, pelatihan pilot yang memadai, dan temuan definitif dari investigasi kecelakaan.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Sebelumnya, pesawat tersebut meninggalkan Seattle minggu lalu dan tiba di Shanghai pada 7 Agustus setelah pengisian bahan bakar berhenti di Honolulu dan Guam. Pekan lalu, telah dilaporkan juga  pesawat itu akan melakukan uji terbang pertamanya di China pada 11 Agustus jika semuanya berjalan dengan baik.

Sebagai referensi, sekitar 30 maskapai penerbangan dan 175 negara telah mengizinkan 737 MAX untuk kembali beroperasi setelah larangan keselamatan hampir dua tahun menyusul kecelakaan yang menewaskan hingga 346 orang. Larangan tersebut menjerumuskan Boeing ke dalam krisis keuangan dan diperparah oleh pandemi virus corona.

Boeing 737 MAX tetap mendarat di China meskipun ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing telah memotong penjualan selama bertahun-tahun. Hanya saja, Kepala Eksekutif Dave Calhoun mengatakan bulan lalu bahwa dia masih mengharapkan 737 MAX untuk mendapat persetujuan sebelum akhir tahun.

Sebelum 737 MAX mendarat pada Maret 2019, Boeing telah menjual seperempat dari pesawat yang dibuatnya setiap tahun kepada pembeli China. Selama bertahun-tahun, ketegangan yang membara antara Washington dan Beijing telah menyebabkan ketidakpastian. (ATN)

Tags: BoeingChina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.