• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Krisis Energi, China Impor Besar-besaran Batubara dari Indonesia

by Redaksi Asiatoday
October 21, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Batasi Penggunaan Kapal Asing Bagi Eksportir Batubara dan CPO

Indonesian coal export activities. Doc

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Krisis energi listrik di China mendorong impor Besar-besaran batubara dari Indonesia.

Sebagaimana dilaporkan Bomber, Kamis (21/10/2021), berdasarkan data bea cukai China, kargo yang membawa batubara brown, thermal, dan coking dari Indonesia menembus 21 juta ton pada September, meningkat dari capaian impor 17 juta ton pada Agustus dan menyumbang 2/3 total impor ke China.

Pembeli dari China terpaksa menyetop dan mengganti pasokan dari produsen lainnya lantaran hubungan politik dengan Australia yang memanas membuat ekspor bahan bakar listrik ini dilarang.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Sementara harapan bahwa Mongolia bisa memberi lebih banyak pasokan batubara terpqksa terhenti karena pandemi Covid-19. Akibatnya, kargo yang mengarah ke China terbatas, tak sampai 1 juta ton.

Harga acuan batubara Indonesia mencapai rekor, terdorong oleh tingginya permintaan sejak Juni, ketika Beijing sepakat untuk meningkatkan impor setelah gagal melakukan percobaan pencegahan krisis listrik yang saat ini melanda negara tersebut.

Pada akhir tahun lalu, China membuat kesepakatan selama tiga tahun dengan tambang batubara Indonesia senilai US$1,5 miliar seiring dengan Beijing yang tengah mencari pengganti pasokan dari Australia.

Indonesia sendiri menyediakan pasokan batubara coklat dengan kualitas rendah, yang punya kelebihan dari sisi harga tapi punya kekurangan dari segi efisiensi dan dampaknya pada lingkungan dan iklim.

Analis Bloomberg Intelligence Michelle Leung mengatakan, Indonesia harus mengirim lebih banyak pasokan ke China melihat permintaan dari negara lain seperti India sedang melemah. Namun, pasokannya masih rentan terhadap berbagai rintangan.

Dalam beberapa bulan belakangan saja, Pemerintah Indonesia sudah meminta produsen untuk memprioritaskan produksinya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Adapun, aktivitas pertambangan juga terbatas karena banjir dan pandemi Trader menyebutkan harga salah satu jenis batubara kualitas rendah Indonesia mencapai US$160 – US$170 per ton pada pekan ini. Jumlah tersebut naik dari harga US$110 – US$120 per ton pada awal bulan.

Pasokan dari Indonesia tetap ketat karena adanya gangguan cuaca dan penjual sendiri masih memenuhi komitmen sebelumnya dengan para pembeli. (ATN)

Tags: Asia EnergyBatubaraKerjasama Indonesia-ChinaKrisis Energi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.