• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

3 Desa Wisata Indonesia Ikut Ajang UNWTO Best Tourism Villages 2021

by Redaksi Asiatoday
November 7, 2021
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 2 mins read
A A
0
3 Desa Wisata Indonesia Ikut Ajang UNWTO Best Tourism Villages 2021

Wae Rebo Traditional Village in Manggarai Regency, East Nusa Tenggara Province. Photo: Wae Rebo official

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Tiga desa wisata Indonesia turut ambil bagian dalam ajang Best Tourism Villages 2021 dari Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO).

Ketiga desa tersebut yakni Desa Wisata Nglanggeran di Gunung Kidul, DIY Yogyakarta, Desa Wisata Tetebatu di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat serta Desa Wae Rebo di Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tiga desa yang berhasil mewakili Indonesia dalam ajang tersebut.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

“Semoga ini menjadi langkah kita bersama dalam menjadikan desa wisata di Indonesia sebagai pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” kata Sandiaga dalam siaran pers di Jakarta, dikutip Minggu (7/11/2021).

Ketiga desa dari Indonesia akan bersaing dengan desa-desa wisata negara lain, seperti; Murcia dari Spanyol, Alonissos, Westerb Samos, serta Soufli yang mewakili Yunani, tidak lupa desa wisata dari berbagai negara di Asia Tenggara.

Lomba bertaraf internasional ini dinilai memberikan kebanggaan tersendiri untuk Indonesia, sekaligus sebagai salah satu upaya mempromosikan pariwisata Indonesia di kancah global.

UNWTO akan mengakui dari berbagai desa di seluruh dunia yang paling berkomitmen untuk mempromosikan dan melestarikan warisan budaya serta pembangunan berkelanjutan melalui pariwisata.

Organisasi ini menawarkan kepada negara-negara anggotanya untuk berpartisipasi dengan mengirimkan maksimal tiga desa wisata di tahun 2021. Tiga desa yang dipilih mewakili Indonesia tentu saja memiliki beragam potensi wisata.

Desa Nglanggeran berada di kawasan Gunung Api Purba yang menjadi bagian dari Geopark Gunung Sewu. Wisatawan dapat trekking dengan menaiki 100 anak tangga agar dapat melihat gunung api purba yang membentang luas.

Untuk Desa Wisata Tetebatu yang berada di kawasan lembah Gunung Rinjani, wisatawan dapat melihat pemandangan gunung Sangkareang dan Gunung Rinjani dari desa tersebut. Di sana, terdapat pula air terjun Sarang Walet atau Bat Cave dan air terjun Kokok Duren. Kemudian, wisatawan juga bisa mengunjungi Hutan Monyet untuk melihat monyet hitam endemik asli Tetebatu.

Sementara Desa Wae Rebo, berada di atas ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) atau berada di atas gunung. Para wisatawan perlu trekking dengan menyusuri jalan setapak, membelah hutan, melewati sungai sejauh 6 kilometer, dan mendaki hingga mencapai desa tersebut.

Dengan eksotisme alam dan budaya Desa Wae Rebo, UNESCO telah memberikan pengakuan kepada desa tersebut sebagai warisan budaya dunia pada Agustus 2012. (ATN)

Tags: Asia TourismDesa WisataPariwisata BerkelanjutanPariwisata IndonesiaUNWTO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.