• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Banyuwangi Lepas Ekspor 1 Juta Liter Reduktan Herbisida ke Malaysia

by Redaksi Asiatoday
December 8, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Banyuwangi Lepas Ekspor 1 Juta Liter Reduktan Herbisida ke Malaysia

Produk Reduktan Herbisida digunakan untuk membasmi hama tanaman. Dok PAI

ASIATODAY.ID, BANYUWANGI – Kementerian Perdagangan bersama PT Pandawa Agri Indonesia (PAI) melepas ekspor 1 juta liter produk Reduktan Herbisida, yaitu “Weed Solut-ion” ke Negeri Jiran, Malaysia.

Produk Reduktan Herbisida merupakan campuran pembasmi hama yang dapat mengurangi penggunaan pestisida hingga 50 persen sehingga memperkecil residu dan ramah lingkungan.

Pelepasan ekspor bertemakan ‘From Banyuwangi to The World: Ekspor 1 juta liter reduktan herbisida untuk pertanian yang berkelanjutan’ini berlangsung, Selasa (30/11/2021) di Banyuwangi, Jawa Timur.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Reduktan herbisida merupakan inovasi produk lokal yang tercipta dari kekayaan biodiversitas Kabupaten Banyuwangi, Indonesia, yang dapat berkontribusi terhadap pertanian yang berkelanjutan.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari pelepasan ekspor pada bulan Maret 2021 untuk produk reduktan herbisida ke Malaysia sebanyak 20 ton.

Hadir pada pelepasan ekspor kali ini, CEO PT. Pandawa Agri Indonesia, Kukuh Roxa Putra Hadriyono; Asisten Pemerintahan Kabupaten Banyuwangi, Dwianto; serta Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor, Marolop Nainggolan.

“Pelepasan ekspor herbisida ini merupakan salah satu bentuk dukungan dari Kemendag terhadap produk inovasi anak bangsa. Kegiatan ini juga sejalan dengan visi yang ingin dicapai Kemendag yaitu peningkatan kesadaran dan semangat terhadap usaha-usaha lokal untuk berkontribusi dalam menggairahkan perekonomian Indonesia. Salah satunya, dengan mengekspor produk akhir tidak hanya sekedar bahan baku atau bahan mentah, sehingga nilai tambah yang didapatkan sangat tinggi,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi pada kesempatan terpisah.

Marolop menyampaikan, inovasi seperti yang dilakukan PAI menjadi kunci untuk bisamenggairahkan perekonomian Indonesia.

Untuk itu, Kemendag siap mendukung agarproduk ini bisa diekspor ke seluruh dunia, sekaligus menunjukkan bahwa Indonesiajuga merupakan negara sumber inovasi yang ramah lingkungan.

Hampir semua kebutuhan industri kimia dalam negeri, lanjut Marolop, masih tergantung terhadap impor. Sebanyak 90 persen lebih bahan kimia yang digunakan masih dipenuhi dari luar negeri.

“Pestisida merupakan salah satu dari Industri kimia yang bahan bakunya berasal dari impor dan salah satu penyumbang carbon footprint terbesar ketiga setelah baja dan semen. Namun, dengan adanya Weed Solut-ion, proses produksi dari reduktan herbisida ini menjadi proses yang sangat rendah emisi karbon, sehingga sejalan dengan Sustainable Development Goals(SDGs) untuk menurunkan emisi karbon tersebut,”imbuhnya.

CEO PAI, Kukuh Roxa Putra Hadriyono menjelaskan, kegiatan ini berawal di tengah krisis karena kenaikan harga pestisida yang terus merangkak naik dan ancaman ketersediaan suplai.

Selain itu, petani di seluruh dunia membutuhkan alternatif subtitusi untuk membantu efisiensi biaya untuk mengendalikan gulma.

“Berawal dari krisis tersebut, muncullah peluang baru yang dapat kami manfaatkan. Imbas kenaikan harga herbisida yang dirasakan secara global, mendorong PAI untuk mulai melakukan ekspansi produksi perusahaan ke depannya,”ungkap Kukuh.

Menurut distributor multinasional, lanjut Kukuh, Weed Solut-ionbisa menjadi solusi permasalahan dalam mengurangi dosis penggunaan herbisida hingga 50 persen. Hal ini karena banyak negara yang sudah mempunyai regulasi untuk mengurangi penggunaan pestisida, namun belum menemukan solusi yang tepat.

“Selain itu, dasar produk kami yang ramah lingkungan dapat memberikan efisiensi biaya pembelian pestisida hingga 40 persen. Sehingga para distributor berharap, PAI bersedia membuka diri untuk pasar yang lebih luas. Hal iniyang mendasari perencanaan kami dalam meningkatkan fasilitas produksi yang kami miliki saat ini secara bertahap hingga 50 kali dari yang kami miliki sekarang. Kami juga tidak menyangka banyak pihak distributor multinasional dari Asia Tenggara, Afrika hingga Amerika Latin yang menghubungi kami untuk bisa menjadi rekan distribusi,” kata Kukuh.

Total perdagangan Indonesia-Malaysia pada periode Januari—September 2021 tercatat sebesar USD15 miliar atau meningkat 46,63persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari nilai tersebut, ekspor Indonesia ke Malaysia sebesar USD8,70 miliar. Sedangkan, impor Indonesia dari Malaysia sebesar USD 6,34 miliar. (ATN)

Tags: Asia TradeBanyuwangiIndonesia-MalaysiaPandawa Agri Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.