• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Pengusaha Turki Jajaki Investasi Infrastruktur di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
December 13, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Afrika Siap Replikasi Skema Bisnis Jalan Tol Indonesia

Proyek Jalan Tol di Indonesia. Dok PUPR

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima kunjungan Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal dan perwakilan perusahaan Turki di Kantor Pusat Kementerian PUPR pada Senin (13/12/2021) untuk membahas potensi kerjasama kedua negara di bidang infrastruktur.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan bilateral antara Indonesia dan Turki sebelumnya pada awal November 2021 di Kantor Kementerian Perdagangan Turki yang disertai kunjungan lapangan ke Jalan Tol Ankara–Nigde di Ankara, Turki.

Pada pertemuan tersebut, Menteri Basuki juga telah memberikan penilaian yang baik kepada Turki untuk keberhasilannya membangun Ibu Kota Ankara.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

“Saya mengapresiasi Turki yang telah berhasil membangun Ibu Kota Ankara dengan baik. Saat berkunjung ke Turki, saya terkejut dengan kemiripan kondisi geografi, topografi, serta lingkungan antara Ibu Kota Ankara dan Ibu Kota Negara (IKN),” kata Basuki, Senin (13/12/2021) dikutip dari siaran pers.

Menurut Basuki, keberhasilan Turki membangun Ankara, membuat pemerintah Indonesia meyakini bahwa kerjasama yang berkelanjutan antara Indonesia dan Turki harus dipertahankan dan dikembangkan lebih lanjut.

Basuki juga menuturkan, terdapat banyak potensi investasi antara Indonesia dan Turki. Apalagi, beberapa perusahaan konstruksi Turki merupakan kontraktor global terbaik yang telah berhasil melaksanakan 10.725 proyek di 128 negara dengan investasi senilai USD424,5 miliar.  Sebagian besar investasi tersebut berada di sektor perumahan dan konstruksi jalan, jembatan, dan terowongan di Eropa, Asia, serta Timur Tengah.

Menteri Basuki pun mengajak para investor dari Turki untuk berinvestasi di berbagai sektor infrastruktur, baik melalui skema Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) maupun Engineering, Procurement, Construction (EPC).

“Kami sangat menantikan partisipasi Turki dalam pelaksanaan program-program pembangunan di Indonesia. Saya berharap pertemuan dan forum hari ini dapat memperkuat kerja sama bilateral kita, sehingga dapat merealisasikan harapan-harapan kita terhadap pengembangan infrastruktur di Indonesia,” ujarnya.

Dalam forum bisnis dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian PUPR yang juga diselenggarakan pada hari yang sama, Kementerian PUPR menyampaikan niat untuk berdiskusi lebih lanjut dengan delegasi Turki terkait proyek dan investasi infrastruktur prospektif pada sektor jalan tol dan perumahan di Indonesia, serta kunjungan lapangan bersama ke proyek jalan tol di Pekanbaru.

Proyek jalan tol di Pekanbaru yang dimaksud, di antaranya beberapa ruas Tol Trans Sumatera, yaitu ruas Jambi–Rengat dan ruas Rengat–Pekanbaru (Pekanbaru–Siak) dengan total panjang 282,7 kilometer, proyek Jalan Tol Akses IKN seksi III dan IV dengan total panjang 33,76 kilometer, serta proyek KPBU sektor perumahan di Zona 1A IKN untuk 11.268 unit hunian.

Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal menyatakan, saat ini sudah ada dua perusahaan Turki yang berminat investasi sebagai tindak lanjut kunjungan ke Ankara.

Perusahaan pertama fokus pada pembangunan jalan tol, sedangkan perusahaan kedua merupakan perusahaan terbesar kedua di dunia untuk bidang perumahan prefabrikasi.

“Perusahaan-perusahaan Turki tersebut telah berkomunikasi dengan Dirjen Pembiayaan Infrastruktur dan akan ikut mengunjungi jalan tol di Sumatera untuk membantu restrukturisasi dan mengundang para investor,” tuturnya. (ATN)

Tags: InfrastrukturKerjasama Indonesia-Turki
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.