• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Bukit Asam Target Produksi Batu Bara 50 Juta Ton di 2024

by Redaksi Asiatoday
June 8, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bukit Asam Target Produksi Batu Bara 50 Juta Ton di 2024

PT Bukit Asam Tbk naikkan target produksi Tambang Batu Bara 50 juta ton tahun 2024. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Bukit Asam Tbk. menargetkan adanya kenaikan volume produksi tambang batu bara menjadi 50 juta ton pada 2024. Peningkatan volume ini sebagai upaya untuk memaksimalkan keuntungan perseroan dari cadangan batu bara yang dimiliki saat ini.

Menurut Sekretaris Perusahaan Bukit Asam Suherman, target itu dua kali lipat dari volume produksi selama ini sebesar 25 juta ton per tahun.

“Perseroan memiliki cadangan batu bara sebanyak 3,3 miliar ton. Oleh karena itu, perseroan ingin memaksimalkan pendapatan dan meningkatkan keuntungan dengan menaikkan tingkat produksi,” ujarnya melalui melalui keterangannya, Jumat (30/8/2019).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Peningkatan produksi itu akan digunakan untuk berbagai kebutuhan mulai dari pemenuhan kebutuhan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) mulut tambang Sumsel-8, proyek gasifikasi Tanjung Enim, peningkatkan kebutuhan batu bara domestik, serta ekspor terutama ke emerging market.

“Peningkatan produksi tersebut tentunya akan berdampak kepada peningkatan kinerja keuangan perseroan, yang pada akhirnya akan kembali kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya,” imbuhnya.

Dana yang dibutuhkan cukup besar untuk mencapai target produksi 50 juta ton. Kebutuhan itu di antaranya untuk menyiapkan infrastruktur pertambangan, membangun sumber daya manusia, proyek PLTU dan gasifikasi, serta membangunan sistem manajemen yang baik.

Sebagai sumber pendanaan kata Suherman bersumber dari internal perseroan serta eksternal atau pinjaman. Pendanaan eksternal khususnya diperlukan untuk infrastruktur logistik dan proyek pengembangan.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) Budi Gunadi mengatakan peningkatan produksi PTBA hingga dua kali lipat terbilang ideal. Langkah itu menurutnya untuk mendukung proyek penghiliran perseroan ke depan.

PTBA menganggarkan investasi Rp6,47 triliun pada 2019. Jumlah itu akan digunakan Rp1,13 triliun untuk investasi rutin dan sisanya Rp5,35 triliun untuk investasi pengembangan.

Beberapa proyek pengembangan milik PTBA yakni Proyek Gasifikasi atau Penghiliran Tambang Peranap, Proyek Gasifikasi Tambang Tanjung Enim, Pembangkit Listrik (PLTU) Mulut Tambang Sumsel 8, PLTU Feni Halmahera Timur, dan proyek angkutan batu bara. (AT Network)

Tags: Bukit AsamIndustri TambangTambang Batu BaraTambang IndonesiaTambang Terbuka
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.