• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Presiden Jokowi Konsisten Tutup Ekspor Mineral Mentah

by Redaksi Asiatoday
January 20, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jokowi Bertekad Membawa RI Jadi Kekuatan Digital Dunia, Saingi China dan India

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) menegaskan konsistensinya untuk menutup ekspor mineral mentah (Rawa Material) secara bertahap.

Jokowi menekankan akan terus memacu pembangunan infrastruktur dengan melakukan reformasi di bidang manufaktur dan industri mineral barang olahan. Hilirisasi mineral dan ekspor barang-barang olahan hasil tambang akan terus ditingkatkan demi mendapatkan nilai tambah.

“Bolak-balik saya sampaikan, nikel akan kita setop, bauksit akan kita setop, tembaga akan kita setop, timah akan kita setop, emas akan kita setop untuk tidak diekspor dalam bentuk raw material atau bahan mentah,” tegas Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2022 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (20/1/2022).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Untuk mendukung langkah tersebut, pembangunan berbagai kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus akan terus ditingkatkan. Hal itu diharapkan akan menjadi sumber pertumbuhan baru, meningkatkan ekspor manufaktur, dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Jokowi menekankan, kebijakan reformasi struktural akan terus dilanjutkan dengan berfokus pada pembangunan ekonomi berbasis pada ESG yakni Environmental (Lingkungan), Social (Sosial), dan Governance (Tata Kelola Pemerintahan).

Selain itu, Kepala Negara juga akan terus mendorong transformasi teknologi dan digitalisasi dalam upaya mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Karena itu, pemerintah butuh dukungan para pelaku industri jasa keuangan untuk dapat mengakselerasi langkah tersebut.

“Saya mengharapkan dukungan dari sektor dan industri jasa keuangan untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi dan mensukseskan agenda reformasi struktural tersebut,” tandas Jokowi. (ATN)

Tags: Hilirisasi MinerbaHilirisasi NikelLarangan Ekspor NikelPresiden Jokowi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.