• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Saat ini Jadi Mitra Dagang Penting di Asia dan Dunia

by Redaksi Asiatoday
February 10, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Saat ini Jadi Mitra Dagang Penting di Asia dan Dunia 1

Peta Indonesia. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia kini menjadi negara mitra dagang penting di Asia dan dunia. Pasalnya, Indonesia menawarkan pasar yang besar dan berbagai kebijakan investasi yang mampu menarik perhatian dunia.

“Indonesia saat ini adalah mitra dagang penting di Asia maupun seluruh dunia. Indonesia juga berpeluang meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) di waktu mendatang dengan memanfaatkan berbagai peluang yang dimiliki,” kata Senior Partner McKinsey and Company Detlev Mohr dikutip Kamis (10/2/2022).

Menurut Detlev, Indonesia perlu meningkatkan produktivitas manufaktur demi menangkap strategi China Plus One atau menghindari bisnis hanya di negara Tirai Bambu tersebut serta melakukan diversifikasi bisnis ke negara lain.

RelatedPosts

Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

Selain itu, Indonesia perlu menyambut era e-commerce dengan memperluas skala jaringan rantai pasok dari hulu ke hilir, termasuk manufaktur, memperlancar transportasi barang, mempersiapkan pergudangan, pengiriman jarak jauh, hingga cadangan logistik.

Selain itu kata Detlev, yang tidak kalah penting adalah mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan energi hijau. Misalnya, mengintegrasikan ekosistem transportasi hijau yang kuat untuk impor dan ekspor global.

Terakhir, lebih mengintensifkan arus perdagangan regional, yakni membangun dan mengefisienkan ekosistem logistik perdagangan termasuk bea cukai, infrastruktur, pelacakan, kualitas layanan, hingga kemudahan pengiriman internasional.

“Adanya jejaring yang efisien dan Anda bisa meningkatkan rantai pasok e-commerce, ekosistem ramah lingkungan, untuk menarik barang dan jasa ke Indonesia, dan menarik konsumen di seluruh dunia, dengan begitu itu Anda bisa meraih peluang,” tandas Detlev. (ATN)

Tags: Asia BusinessAsia TradeMckinsey
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.