• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AS: China Bangun Pangkalan Militer di Tiga Pulau di Laut China Selatan

by Redaksi Asiatoday
March 21, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Negara di ASEAN tak akan Pernah Akui Klaim China di Laut China Selatan

Pulau buatan China di Laut China Selatan. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Komandan Indo Pasifik Amerika Serikat (AS), Laksamana John C Aquilino mengatakan China telah memiliterisasi penuh tiga pulau di Laut China Selatan. Ketiga pulau itu telah dipersenjatai dengan sistem anti-kapal, rudal anti-pesawat, laser, pesawat jet tempur dan peralatan militer lainnya.

Aquilino mengatakan militerisasi ini bertolak belakang dengan pernyataan Presiden China, Xi Jinping yang pernah berjanji tidak akan mengubah pulau-pulau di Laut China Selatan menjadi pangkalan militer.

Menurut Aquilino, militerisasi ini merupakan bagian dari upaya China dalam memamerkan kekuatan mereka.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Dalam 20 tahun terakhir, kita semua menyaksikan pembangunan militer terbesar sejak Perang Dunia II oleh RRC,” kata Aquilino, menggunakan inisial untuk nama resmi China.

“Mereka telah mengembangkan semua kapabilitas, dan pengembangan militerisasi ini mengganggu stabilitas kawasan,” sambungnya, dikutip dari Guardian, Senin (21/3/2022).

Sejauh ini belum ada komentar resmi dari China terkait pernyataan Aquilino. Mengenai aktivitas di Laut China Selatan, selama ini China menyebutnya hanya bersifat defensif untuk melindungi kedaulatan negara.

Namun setelah bertahun-tahun meningkatkan anggaran militer, China kini mengklaim sebagai negara terbesar kedua setelah AS.

China kini secara cepat memodernisasi persenjataan mereka, termasuk pesawat siluman J-20, rudal hipersonik, dan dua kapal induk dengan yang ketiga sedang dalam pembangunan.

AS dan China sering bersitegang terkait Laut China Selatan. Biasanya, China melayangkan kecaman jika AS berlayar dekat perairan sengketa tersebut.

Namun AS berulang kali menegaskan bahwa pelayaran di dekat Laut China Selatan adalah bentuk dari kebebasan bernavigasi. (ATN)

Tags: Indo PasifikLaut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.