• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

PBB Diminta Buka Pintu Bagi Taiwan

by Redaksi Asiatoday
September 4, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
PBB Diminta Buka Pintu Bagi Taiwan

United Nations (Perserikatan Bangsa-Bangsa). Ist

ASIATODAY.ID, TAIPEI – Pemerintah Taiwan melalui Menteri Luar Negeri Taiwan Jaushieh Joseph Wu meminta kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membuka pintu bagi mereka.

Menurut Wu, dengan Taiwan berpartisipasi dalam PBB, diharapkan bisa membantu tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

“SDGs merumuskan perencanaan untuk masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan, yang bertujuan untuk membimbing dunia menyusuri jalan yang berkelanjutan dan tangguh dengan prinsip tidak mengesampingkan,” terang Wu, dikutip dari keterangan persnya, Rabu (4/9/2019).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Prinsip-prinsip inklusif dan tidak mengesampingkan adalah kunci untuk mewujudkan SDGs,” jelasnya.

Pada bulan Juli lalu, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mengingatkan negara lain pentingnya inklusif imperatif karena pembangunan tidak akan berkelanjutan jika tidak adil dan tidak inklusif. Meski demikian, menurut Wu, PBB tidak inklusif terhadap Taiwan dan mengesampingkan negara itu.

Wu menjelaskan situasi buruk di masa lalu dan kedepannya tidak akan membuat Taiwan menyerah. Justru, Taiwan telah mengantisipasi dan bersedia serta mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat internasional.

“Jika PBB terus menyerah pada paksaan Tiongkok, menolak partisipasi Taiwan, itu hanya akan semakin mendorong Beijing bertindak semena-mena,” ujarnya.

“Juga akan merusak nilai upaya untuk memenuhi tujuan kerja sama internasional yang bersifat ekonomi, sosial, budaya, dan kesejahteraan manusia, serta memajukan dan mendorong penghormatan terhadap hak asasi manusia dan kebebasan mendasar bagi semua orang,” paparnya.

Jika PBB serius dalam mengembangkan inklusifitas maka seharusnya mereka membuka pintu bagi Taiwan. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: PBBUnited Nations
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.