• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investasi Rp33,4 Triliun, APRIL Group Bangun Pabrik Kertas Kemasan di Riau

by Redaksi Asiatoday
March 29, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi Rp33,4 Triliun, APRIL Group Bangun Pabrik Kertas Kemasan di Riau 1

Kawasan industri PT Asia Pacific RayonInternational Limited (APRIL) Group di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan Asia Pacific Rayon International Limited (APRIL) Group menginvestasikan dana senilai Rp33,4 triliun untuk membangun pabrik kertas kemasan (paper board) di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp and Paper, unit usaha APRIL Group Sihol P. Aritonang mengatakan nilai investasi tersebut menjadi yang terbesar bagi perusahaan sejak berdiri 30 tahun silam.

Nilai investasi tersebut juga menjadi yang terbesar dalam 10 tahun terakhir di sektor manufaktur di Pulau Sumatra.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

“Pabrik ini akan memberikan multiplier effect yang signifikan. Selain membuka peluang kerja bagi lebih dari 4.000 tenaga kerja dalam tahap konstruksi, dan investasi ini juga akan menyerap hingga 1.000 lapangan kerja baru setelah pabrik beroperasi secara penuh,” kata Sihol saat peninjauan tahap awal investasi di Pangkalan Kerinci, Riau, Selasa (29/3/2022).

Pembangunan pabrik tersebut ditargetkan selesai dan mulai beroperasi pada kuartal III/2023. Nantinya, pabrik tersebut akan mampu menghasilkan 1,2 juta ton kertas kemasan lipat yang bersifat mudah terurai (biodegradable) dan mudah didaur ulang (recyclable).

“Kertas kemasan bersifat berkelanjutan bertujuan memenuhi kebutuhan produk kemasan yang lebih ramah lingkungan di pasar domestik maupun internasional. Selain itu, pangsa pasar industri kertas kemasan mengalami peningkatan yang signifikan selama pandemi. Hal itu didorong oleh beralihnya aktivitas berbelanja masyarakat melalui platform dagang elektronik (e-commerce),” jelasnya.

Di sisi lain, meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan produk ramah lingkungan ketika berbelanja daring, juga turut mengerek permintaan terhadap kertas kemasan.

“Fenomena itu terjadi secara global sehingga tidak heran jika permintaan terhadap kertas kemasan meningkat 3 persen pada tahun lalu. Saat ini, Indonesia menjadi pasar terbesar kertas kemasan selain India dan China,” ujarnya.

Sihol optimis investasi ini dapat mendukung laju pembangunan dan pemulihan ekonomi Indonesia pascapandemi Covid-19 melalui diversifikasi produk hilir yang berkelanjutan dan bernilai tambah tinggi.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa industri kertas merupakan salah industri andalan Indonesia.

Selama pandemi Covid-19, utilisasinya mencapai 87,3 persen. Bahkan industri juga menjadi andalan ekspor Indonesia. Dalam 6 tahun terakhir selalu positif dan tahun lalu neraca perdagangan sektor kertas mencatatkan surplus mencapai Rp4,1 miliar.

“Ekspor tahun lalu mencapai 11,8 juta ton tahun dan Indonesia menempati peringkat kedelapan pengekspor pulp dan paper di dunia. Rekor ini akan diperbaiki jika pabrik berproduksi,” jelasnya.

Airlangga menambahkan, realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang dihasilkan oleh industri kertas dan percetakan terus meningkat hingga mencapai Rp7,8 triliun pada 2021.

Menurut Airlangga, realisasi investasi pada sektor industri kertas masih sangat diminati oleh investor dalam negeri, yang terlihat dari kenaikan PMDN sebesar 109 persen pada 2021 dibandingkan tahun sebelumnya. (ATN)

Tags: APRIL GroupPT Riau Andalan Pulp and PaperPT. Asia Pacific Rayon
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.