• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kasus Pembunuhan Jurnalis Al Jazeera akan Dibawa ke Pengadilan Kriminal Internasional

by Redaksi Asiatoday
May 14, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kasus Pembunuhan Jurnalis Al Jazeera akan Dibawa ke Pengadilan Kriminal Internasional 1

Ribuan orang mengiringi pemakaman jenazah Shireen Abu Akleh, jurnalis Al Jazeera, di Ramallah. Foto: qudsn

ASIATODAY.ID, RAMALLAH – Presiden Palestina Mahmoud Abbas akan membawa kasus pembunuhan jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Jurnalis Shireen Abu Akleh ditembak mati oleh pasukan Israel saat melaporkan serangan Israel di kota Jenin di Tepi Barat yang diduduki pada Rabu (11/5/2022).

“Kami menolak penyelidikan bersama dengan otoritas Israel. Kami akan segera pergi ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk mengejar para penjahat,” kata Abbas dalam upacara pemakaman kenegaraan untuk Shireen Abu Akleh di Ramallah dilansir dari The New Arab, Jumat (13/5/2022).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Beberapa jam setelah Abu Akleh terbunuh, penuntut umum Palestina juga mengatakan akan merujuk pembunuhan Abu Akleh ke ICC.

Pejabat Israel menuding adanya “kemungkinan” Abu Akleh telah terbunuh oleh tembakan Palestina. Padahal saksi dan investigasi independen oleh jurnalis dan LSM membantah pernyataan ini.

Israel lalu meyakinkan bawa pembunuh korban tidak dapat ditentukan karena belum ada bukti tembakan siapa yang membunuh Abu Akleh.

Israel telah meminta Otoritas Palestina untuk menyerahkan peluru yang dikeluarkan dari tubuh Abu Akleh untuk dilakukan pemeriksaan forensik.  Mereka juga menawarkan bahwa pejabat Palestina dan AS dapat hadir selama proses tersebut.

Namun Otoritas Palestina mengatakan sedang melakukan penyelidikan sendiri atas kematian Shireen Abu Akleh dan sangat curiga tentang motif Israel setelah serangkaian ‘narasi palsu’ tentang pembunuhan itu.

Shireen Abu Akleh dimakamkan di kampung halamannya di Yerusalem pada Jumat sore.

China Dukung Penyelidikan Independen

Sementara itu, Pemerintah China menyatakan dukungannya untuk penyelidikan yang transparan dan independen atas kasus pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh.

“China secara konsisten menolak dan mengutuk keras kekerasan terhadap jurnalis yang melakukan pekerjaan mereka.  Kami berharap insiden ini akan ditangani secara adil sesuai hukum,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian saat berbicara dalam konferensi pers reguler di Beijing dilansir dari Wafa News, Jumat (13/5/2022).

Sehubungan dengan pembukaan penyelidikan yang transparan dan independen atas pembunuhan Shireen Abu Akleh, Zhao mengatakan  bahwa China pada prinsipnya mendukung langkah tersebut.

“Kami pikir insiden itu harus ditangani dengan cara yang adil,” katanya.

Shireen Abu Akleh, seorang warga Palestina dengan kewarganegaraan AS, mengenakan rompi pers dan helm ketika dia dibunuh.  Dia berusia 51 tahun saat kejadian.

Jurnalis kedua, Ali Samoudi, tertembak di punggung dalam insiden yang sama dan dilaporkan dalam kondisi stabil. (ATN)

Tags: ICCShireen Abu AklehYerusalem
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.