ASIATODAY.ID, JAKARTA – Maskapai penerbangan terbesar di Timur Tengah Qatar Airways, mencetak keuntungan hingga USD1,5 miliar atau setara Rp 22,236 triliun selama tahun fiskal terakhir.
Capaian tersebut menandai pendapatan tertinggi bagi Qatar Airways, sebagaimana dilaporkan AP, Kamis (16/6/2022).
Saat ini, Qatar Airways sedang bersiap untuk melihat rekor lonjakan wisatawan, menjelang pertandingan sepak bola Piala Dunia 2022 mendatang.
Qatar Airways beroperasi dari bandara baru di Ibu Kota Doha, di garis pantai timur Semenanjung Arab. Lokasi tersebut menjadi tempat Piala Dunia akan diadakan untuk pertama kalinya di Timur Tengah pada akhir tahun ini.
Qatar Airways mengatakan pendapatan mencapai USD14,4 miliar atau naik 78 persen dibandingkan tahun lalu. Pendapatan tersebut didapatkan karena membawa 18,5 juta penumpang selama tahun fiskal 2021/2022 yang melonjak lebih dari 200 persen dari tahun sebelumnya.
Kondisi tersebut merupakan hal yang positif setelah menderita kerugian bersih sebesar 4,1 miliar dolar AS pada siklus fiskal sebelumnya. Kerugian terjadi karena pandemi Covid-19 dan larangan terbang jet berbadan lebar Airbus A380 dan A330. (ATN)
