• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Xinjiang Jadi Pusat Kerja Sama Belt and Road Initiative

by Redaksi Asiatoday
July 19, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Xinjiang Jadi Pusat Kerja Sama Belt and Road Initiative 1

Kota Urumqi, Xinjiang, China. Dok

ASIATODAY.ID, BEIJING – Wilayah Otonom Xinjiang Uygur adalah jembatan China menuju Asia Tengah, Timur Tengah, dan Eropa. Peran ini terwujud berkat letak strategisnya di perbatasan China yang paling barat.

Wilayah Otonom Xinjiang Uygur juga berperan penting dalam Belt and Road Initiative (BRI) yang digagas China.

BRI merupakan kerangka kerja sama perdagangan dan jaringan infrastruktur yang menghubungkan Asia dengan Eropa dan Afrika, baik di sepanjang dan melampaui Jalur Sutra.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Saat berkunjung ke Xinjiang dari hari Selasa hingga Jumat, Presiden China, Xi Jinping menjuluki wilayah multietnis ini sebagai “pusat” kerja sama Belt and Road.

Xinjiang telah berkembang dari sebuah kawasan pedalaman yang relatif tertutup menjadi garda depan dari kebijakan pintu terbuka. Hal ini disampaikan Presiden Xi di hadapan staf di Urumqi International Land Port Area, Selasa sore.

China memperluas kebijakan pintu terbuka, pembangunan di wilayah-wilayah sebelah barat, dan kerja sama pembangunan Belt and Road.

Presiden Xi menekankan pentingnya pembangunan area inti dari Silk Road Economic Belt—unsur “sabuk” (belt) dalam BRI—dan, menerapkan strategi pintu terbuka Xinjiang di tingkat regional dalam rencana China dalam pembangunan wilayah sebelah barat.

Pintu gerbang

Di Urumqi International Land Port Area, Xi meninjau kegiatan operasional China-Europe Railway Express (Urumqi), Pelabuhan Alashankou, dan Pelabuhan Horgos yang berperan sebagai pintu gerbang perdagangan lintaswilayah.

Horgos, dalam terjemahan langsung memiliki arti “sebuah tempat yang dilalui karavan”, dulunya menjadi pos perdagangan di rute utara Jalur Sutra kuno.

Pada 2016, Pelabuhan Horgos meluncurkan layanan kereta kargo China-Eropa, dan sejak itu, jumlah kereta yang melalui jalur tersebut terus meningkat. Meski di tengah pandemi Covid-19, jumlah kereta kargo China-Eropa yang melintas masuk dan keluar via Pelabuhan Horgos melampaui 4.720 pada 2020, meningkat 43% dari jumlah kereta kargo pada 2019.

Menurut instansi kepabeanan lokal, layanan kereta kargo China-Eropa dipilih berbagai perusahaan pada masa pandemi berkat biayanya yang terjangkau, kapasitas angkut yang besar, serta stabilitas dan konektivitas yang baik.

Pelabuhan Alashankou, juga dikenal sebagai Jalur Alataw, adalah jalur kereta pelabuhan China yang paling dekat dengan Eropa. Pada Januari 2020, perdagangan lintasnegara diluncurkan di pelabuhan darat.

Sejak itu, berbagai komoditas seperti mainan, produk digital, dan pakaian buatan China telah dikirim ke Eropa.

Data kepabeanan di pelabuhan darat menunjukkan, lebih dari 57 juta paket e-commerce lintaswilayah senilai RMB 1 miliar (sekitar US$ 160 juta) telah diekspor lewat pelabuhan tersebut sejak Januari 2020.

Dalam kunjungannya, Xi juga menekankan pentingnya inovasi sistem demi mewujudkan ekonomi yang terbuka, membangun koridor berskala besar, memanfaatkan pasar dan sarana domestik dan internasional secara lebih baik, serta aktif melayani dan terintegrasi dengan pola pembangunan baru.

China mencanangkan Strategi Pembangunan Wilayah Barat pada 1999, dan, sejak itu pula, wilayah-wilayah di sebelah barat China berhasil membuat perkembangan yang luar biasa. Percepatan pertumbuhan PDB di China Barat juga menunjukkan kesenjangan yang semakin kecil antara wilayah timur dan barat. (CGTN)

Tags: Belt and Road InitiativeUighurUrumqi International Land Port AreaXi Jinping
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.