• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

BENCANA IKLIM: Yunani Dilanda Kebakaran Hutan Skala Besar

by Redaksi Asiatoday
July 24, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
BENCANA IKLIM: Yunani Dilanda Kebakaran Hutan Skala Besar 1

Kebakaran hutan di Yunani. Dok

ASIATODAY.ID, ATHENA – Bencana iklim sedang melanda negeri Yunani. Pasalnya, negeri itu menghadapi empat kebakaran hutan berskala besar, termasuk satu kebakaran di mana mereka harus mengevakuasi 450 orang lebih dari sebuah pulau wisata.

Kebakaran terjadi pada Sabtu (23/7/2022) pagi di Pulau Lesbos. Pihak berwenang pun meminta masyarakat di resor Vatera di selatan pulau itu segera melakukan evakuasi. Kebakaran terjadi sangat dekat dengan resor dan satu rumah dikabarkan hangus terbakar.

Juru bicara pemadam kebakaran Yunani, Yannis Artopoios, mengatakan lima jam setelah polisi mengirimkan pesan darurat ke warga proses evakuasi masih berlangsung. Ia mengatakan 50 pemadam kebakaran dengan 17 mesin, sembilan pesawat khusus pemadam kebakaran, dan satu helikopter berusaha menjinakkan api.

RelatedPosts

Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives

Indonesia Seeks Global Investment to Transform National Park Conservation

The Hidden Cost of Indonesia’s Nickel Boom: Deaths, Pollution, and Rights Violations

Polisi setempat mengatakan mereka telah mengevakuasi 450 orang lebih dari dua hotel dan 92 rumah. Sebanyak 60 petugas menyisir daerah itu untuk mencari warga yang menolak pergi.

Pada Sabtu kebakaran terbesar kelima di Yunani yang terjadi di taman nasional dekat perbatasan Turki memasuki hari ketiga. Taman nasional Dadia yang sebagian besar terdiri dari hutan pinus yang mudah terbakar merupakan rumah bagi spesies langka terutama burung nasar.

Pemadam kebakaran mengatakan 320 pemadam dengan 65 mesin, enam pesawat khusus, sembilan helikopter, dan sejumlah sukarelawan berusaha memadamkan api. Sementara 200 penebang pohon membuka jalur menuju hutan.

Artopoios mengatakan dua kebakaran besar juga terjadi pada Sabtu kemarin. Satu kebakaran terjadi di daerah terpencil pegunungan di wilayah Masedonia Barat dan satu lagi di selatan wilayah Peloponnese.

Tahun ini Uni Eropa menghibahkan 72 juta euro ke badan perhutanan Yunani untuk pemeliharaan hutan dan mencegah kebakaran menyebar. Tidak seperti negara Eropa lainnya, tahun ini Yunani tidak terkena gelombang panas. Namun musim panas yang kering dan panas ditambah angin kencang dan dikombinasikan dengan dampak jangka panjang perubahaan iklim meningkatkan kebakaran hutan di negara itu. (AP)

Tags: Bencana iklimGlobal WarmingKebakaran HutanPerubahan IklimYunani
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.