• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Operasi Intelijen: Ahli Rudal Taiwan Tewas di Kamar Hotel

by Redaksi Asiatoday
August 6, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Taiwan Komitmen Perangi Kejahatan Siber Internasional

Taiwan country. Doc

ASIATODAY.ID, TAIPEI – Ahli Rudal yang juga menjabat sebagai wakil kepala unit penelitian dan pengembangan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Taiwan ditemukan tewas pada Sabtu (6/8/2022) pagi di sebuah kamar hotel. Demikian dilaporkan kantor berita resmi Central News Agency (CNA).

Ou Yang Li-hsing, wakil kepala Institut Sains dan Teknologi Nasional Chung-Shan milik militer, ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di Taiwan selatan pada Sabtu pagi, CNA melaporkan.

Dikatakan pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab kematiannya. Dugaan sementara, ia tewas akibat operasi intelijent.

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

Ou Yang sedang dalam perjalanan bisnis ke daerah selatan Pingtung. Ia telah menduduki jabatan itu awal tahun ini untuk mengawasi berbagai proyek produksi rudal.

Badan milik militer tersebut bekerja untuk lebih dari dua kali lipat kapasitas produksi rudal tahunannya menjadi hampir 500 tahun ini, karena pulau itu meningkatkan kekuatan tempurnya di tengah apa yang dilihatnya sebagai ancaman militer China yang berkembang.

Kecam Latihan Militer China

Taiwan pada Sabtu (6/8/2022) menuduh tentara China melakukan latihan militer yang mensimulasikan serangan ke wilayahnya.

Aksi tersebut dilakukan Beijing yang menggandakan pembalasannya atas kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taipei, setelah mengumumkan penangguhan kerja sama dengan Washington dalam masalah-masalah utama.

Pada Jumat (5/8/2022) Beijing mengatakan akan menarik diri dari serangkaian pembicaraan dan perjanjian kerja sama dengan Washington, terutama tentang perubahan iklim dan kerja sama pertahanan.

Padahal dua negara adidaya pencemar terbesar di dunia ini, telah berjanji untuk bekerja sama untuk mempercepat aksi iklim dekade ini dan berjanji untuk bertemu secara teratur untuk mengatasi krisis, sebuah kesepakatan yang sekarang terlihat goyah.

Beijing pada hari Sabtu melanjutkan beberapa latihan militer terbesarnya di sekitar Taiwan, latihan yang bertujuan untuk mempraktekkan blokade dan invasi akhir ke pulau itu, kata para analis.

Taipei mengatakan pihaknya mengamati “beberapa” pesawat dan kapal militer China yang beroperasi di Selat Taiwan, dan meyakini latihan militer mereka mensimulasikan serangan di pulau utama Taiwan.

Dalam upaya untuk menunjukkan seberapa dekat pasukan China telah mencapai pantai Taiwan, militer Beijing semalam merilis video pilot angkatan udara yang merekam garis pantai pulau dan pegunungan dari kokpitnya.

Dan Beijing juga mengatakan mereka akan mengadakan latihan tembakan langsung di bagian selatan Laut Kuning, yang terletak di antara China dan semenanjung Korea, mulai Sabtu hingga 15 Agustus.

Stasiun penyiaran negara China, CCTV, telah melaporkan bahwa rudal China telah terbang langsung di atas Taiwan selama latihan, eskalasi besar jika dikonfirmasi.

Tapi Taipei tetap menantang, bersikeras tidak akan takut dengan “tetanggaya yang jahat”. (ATN)

Tags: Indo PasifikTaiwan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.