• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Masa Depan Investasi Hijau di Indonesia Menjanjikan

by Redaksi Asiatoday
August 10, 2022
in GREEN ENERGY
Reading Time: 1 min read
A A
0
Dukungan Inggris Perkuat Langkah Indonesia Wujudkan Ekonomi Rendah Karbon

Pengembangan energi terbarukan, menjadi salah satu komitmen ekonomi rendah karbon di Indonesia. Dok Bappenas

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Masa depan investasi hijau di Indonesia diyakini menjanjikan bagi perekonomian Indonesia.

Pasalnya, banyak komoditas yang bisa dikembangkan menjadi produk ramah lingkungan.

“Dengan potensi keanekaragaman hayati dan hasil hutan bukan kayu, pelaku usaha Indonesia dapat menyediakan ragam opsi produk dan jasa bernilai tambah yang berdampak positif untuk lingkungan, sosial, dan ekonomi riil,” ujar Kepala Sekretariat LTKL & Koalisi Ekonomi Membumi, Gita Syahrani dalam  Jurisdiction Collective Action Forum, dikutip Rabu (10/8/2022).

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Menurut Gita, ada beberapa hal yang harus dipenuhi agar investasi hijau di Indonesia meningkat.

Pelaku usaha mesti memiliki komitmen terhadap environment, social, and governance (ESG).

“Sifatnya kini sudah wajib terpenuhi apabila ingin mendapatkan investasi. Secara konkret, investasi yang sesuai ESG juga menunjukkan tren naik,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal, Kementerian Investasi/BKPM, Indra Darmawan menyampaikan Indonesia memiliki komitmen terhadap perbaikan iklim dunia. Salah satunya melalui pengurangan emisi karbon.

“Pemerintahan sedang mengembangkan 25 indikator dari sektor ekonomi, ESG yang dapat dijadikan panduan investasi dalam mencapai keberlanjutan (SIG),” kata Indra.

Upaya pengurangan emisi karbon dilakukan salah satunya melalui program transisi energi berbasis energi baru terbarukan (EBT), serta pengembangan mobil listrik dan ekosistem pendukungnya.

“Seperti industri baterai dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Staf Badan Perencanaan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Irfan Yananto menyampaikan Indonesia akan memperkuat kolaborasi tingkat global dalam mengatasi perubahan iklim. Hal itu akan diwujudkan dalam agenda G20.

Bappenas akan memimpin Development Working Group (DWG) melalui tiga fokus yakni produktivitas dan daya saing UMKM, kemudian memastikan ketahanan terhadap guncangan melalui perlindungan sosial yang adaptif.

“Dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan rendah karbon melalui program ekonomi hijau dan ekonomi biru,” ujar Irfan. (ATN)

Tags: Ekonomi HijauGreen EnergyInvestasi Hijau
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.