• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

4 Modal Indonesia untuk Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Dunia

by Redaksi Asiatoday
October 12, 2022
in Forum
Reading Time: 2 mins read
A A
0
4 Modal Indonesia untuk Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Dunia 1

Menteri Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) Republik Indonesia, Erick Thohir saat berbicara di depan Pemuda-pemudi Indonesia di kampus London School of Economics and Political Science. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia kini berada pada jalur yang tepat untuk menjadi 5 besar negara kekuatan ekonomi dunia.

Selain didukung oleh kelompok masyarakat menengah atas (middle class) yang terus tumbuh, Indonesia juga memiliki empat modal besar untuk menopang pengembangan ekonomi nasional.

Menteri Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) Republik Indonesia, Erick Thohir mengungkapkan hal itu saat berbicara dalam acara Investor Daily Summit 2022 di Jakarta Convention Center, Selasa (11/10/2022).

RelatedPosts

Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies

Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access

UNFPA Partners with Guardian Girls Indonesia and the Japan Foundation on SEA-WCD

Menurut Erick, di saat dunia sedang bergelut untuk membendung ancaman resesi ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan konflik geopolitik Rusia-Ukraina, tidak dengan Indonesia.

“Saya optimis Indonesia tidak resesi. Kalau kita lihat dari data-data ke belakang, ekonomi kita akan terus tumbuh sampai 2045 hingga 5 persen, dan akan memposisikan kita menjadi negara ekonomi terbesar di dunia,” kata Erick.

Erick pun membeberkan empat modal utama Indonesia untuk menjadi kekuatan ekonomi terbesar dunia.

Pertama, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan itu bisa lebih digenjot dengan cara hilirisasi dan industrialisasi.

“Sudah terlalu lama bangsa kita yang mempunyai sumber daya alam ini, beratus-ratus tahun hanya dieksploitasi untuk kebutuhan ekspor bahan baku. Padahal turunan dari bahan baku itu adalah sesuatu pertumbuhan ekonomi dan lapangan pekerjaan,” ungkapnya.

Kedua, Indonesia memiliki ketahanan pangan. Saat ini kata dia, Indonesia sedang mengemban misi untuk menjadi lumbung pangan dunia.

“Kemarin Singapura kekurangan ayam, Indonesia yang menyelamatkan ketika Malaysia tidak mau memberikan reserve dari kebutuhan ayam,” urainya.

Ketiga, Indonesia punya potensi di sektor ekonomi kreatif luar biasa besar. Terlebih saat ini mayoritas penduduknya, yakni 54 persen dari populasi berada di bawah usia 40 tahun.

“Kalau kita tarik di bawah usia 18 tahun lebih besar lagi, industri kreatif adalah satu potensi pertumbuhan ke depan, mulai dari makanan, olahraga, musik, film, fashion, pariwisata. Kita mempunyai potensi yang luar biasa dalam menggarap industri ini,” imbuhnya.
Terakhir, ekonomi digital. Menurut Erick, potensi di bidang ekonomi digital bisa membuat ekonomi Indonesia ke depan tumbuh konsisten di angka 5 persen setiap tahun.

“Ekonomi digital kita potensinya kurang lebih Rp4.500 triliun. Ini adalah yang terbesar di Asia tenggara, dimana 40 persen digital ekonomi Asia Tenggara adalah di Indonesia. Digital ekonomi adalah sebuah pertumbuhan yang sangat potensial yang tidak boleh kita nomorduakan,” tandasnya. (ATN)

Tags: Erick ThohirPertumbuhan Asia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.