• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Thailand Kuasai Pasar Kendaraan Listrik di Asia Tenggara

by Redaksi Asiatoday
December 26, 2022
in Business
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Ambisi Thailand: 2035 Jadi Hub Produsen Mobil Listrik di Asia Tenggara

Thailand EV Roadmap. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Laporan terbaru yang diluncurkan Global Passenger Electric Vehicle Model Sales Tracker dari Counterpoint menyebutkan bahwa pasar kendaraan listrik penumpang di kawasan Asia Tenggara tumbuh 35 persen secara tahunuan (Year over Year, YoY) pada kuartal ketiga 2022 (Q3 2022).

Thailand mencatatkan volume penjualan kendaraan listrik tertinggi di kawasan ini, menguasai hampir 60% pangsa pasar, diikuti oleh Indonesia dan Singapura. Kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) berkontribusi atas 61% dari penjualan dan sisanya berasal dari plug-in hybrid EVs.

Wuling muncul sebagai merek kendaraan listrik terlaris di Asisa Tenggara, diikuti oleh Volvo dan BMW.

RelatedPosts

Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

Menurut Global Passenger Vehicle Forecast dari Counterpoint, pasar kendaraan listrik di Asia Tenggara diperkirakan tumbuh dengan cepat dan pada akhir dekade ini penjualan kendaraan listrik diprediksi akan melampaui angka 3,5 juta dengan CAGR 124 persen.

Analis Riset di Counterpoint, Abhilash Gupta, memandang bahwa meskipun penjualan kendaraan listrik penumpang di Asia Tenggara kecil dibandingkan wilayah lain, permintaan secara bertahap meningkat.

“Saat ini, penjualan kendaraan listrik hanya sedikit di atas 2 persen dari total penjualan kendaraan penumpang di wilayah tersebut. Banyak pabrikan sedang menyiapkan atau berencana untuk mendirikan pabrik manufaktur di seluruh wilayah karena kebijakan, subsidi, dan insentif yang menguntungkan oleh negara-negara Asia Tenggara utama seperti Thailand, Indonesia, Singapura, dan Malaysia,” kata Gupta dikutip dari laporan Counterpoint, Senin (26/12/2022).

Ringkasan Pasar

Pasar kendaraan listrik penumpang di Thailand telah berkembang pesat tahun ini. Negeri itu menjadi pemimpin di region Asia Tenggara.

Thailand meraih hampir 60 persen pangsa penjualan kendaraan listrik penumpang di Asia Tenggara pada kuartal ketiga 2022.

Disebutkan pula bahwa Thailand bertujuan mencapai 100 persen penjualan domestik dari kendaraan listrik berbasis baterai pada tahun 2035. Subsidi, keringanan cukai, dan pengurangan pajak impor telah menempatkan Thailand di posisinya saat ini.

Sementara itu, Indonesia mengambil 25 persen pangsa penjualan kendaraan listrik penumpang di Asia Tenggara pada kuartal ketiga 2022. Selain itu, selama periode tersebut, Indonesia telah mencatatkan volume penjualan kendaraan listrik tertinggi hingga saat ini.

Model Wuling Air EV yang diluncurkan pada periode tersebut sangat populer di Indonesia dan menjadi model terlaris selama periode tersebut.

Baru-baru ini pula, banyak perusahaan telah mengumumkan rencana untuk mendirikan fasilitas produksi baterai kendaraan listrik di Indonesia, yang sejalan dengan target Indonesia membangun fasilitas baterai berkapasitas 140 GWh pada tahun 2030.

Oleh karena itu, Indonesia menjadi salah satu pemain utama dalam produksi kendaraan di Asia Tenggara. Sementara Singapura, menguasai hampir 12 persen pangsa penjualan kendaraan listrik di Asia Tenggara.

Singapura memiliki target mencapai 100 persen penjualan kendaraan tanpa emisi pada tahun 2030 dan telah memperkenalkan berbagai insentif, kebijakan, dan skema untuk meningkatkan adopsi kendaraan listirk. Di samping itu, Singapura juga mencoba mengembangkan jaringan 60.000 titik pengisian daya yang terhubung dengan baik pada akhir dekade ini.

Malaysia dan Vietnam

Adapun Malaysia, negeri itu hanya memiliki 3 persen pangsa pasar kendaraan listirk di Asia Tenggara pada kuartal ketiga 2022. Meskipun demikian, pemerintah Malaysia mendukung penerapan kendaraan listrik dan telah membebaskan kendaraan listrik dari pajak jalan raya, impor, cukai, dan penjualan. Dorongan lebih lanjut untuk mengembangkan infrastruktur pengisian daya di Malaysia diharapkan akan meningkatkan penjualan kendaraan listrik.

Terakhir, Vietnam pun telah mengumumkan biaya pendaftaran nol untuk kendaran listrik pada Maret 2022.

Mengomentari prospek pasar, Analis Senior Soumen Mandal menyebut bahwa sektor otomotif kawasan Asia Tenggara sebagian besar ditempati oleh pabrikan Jepang.

“Namun, dengan peralihan fokus ke kendaran listrik, mereka menghadapi persaingan ketat dari China, Korea Selatan, dan beberapa pemain lokal,” kata Mandal.

Keterjangkauan

Menurut Mandal, keterjangkauan tetap menjadi hambatan utama bagi pertumbuhan kendaran listrik di kawasan ini. Namun, skenario itu berubah dengan ketersediaan beberapa opsi kendaran listrik yang lebih murah dari Wuling, BYD, GWM, dan SAIC.

“Tidak seperti pasar kendaraan listrik maju seperti Amerika Serikat dan Eropa, opsi kendaraan listrik dengan harga murah semakin populer di pasar negara berkembang seperti Thailand dan Indonesia,” ujar Mandal. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Industri Kendaraan ListrikIndustri Mobil Listrik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.