• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Langkah Barat Kekang Rusia Bisa Memicu Perang Nuklir

by Redaksi Asiatoday
December 29, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Langkah Barat Kekang Rusia Bisa Memicu Perang Nuklir

Sistem rudal balistik antarbenua RS-24 Yars milik Rusia melintas di Lapangan Merah saat gladi resik parade Hari Kemenangan di Moskow, Rusia, pada 7 Mei 2019. Dok Xinhua

ASIATODAY.ID, MOSKOW – Kebijakan Barat untuk mengekang Rusia sangat berbahaya dan sarat dengan risiko bentrokan senjata langsung antarkekuatan nuklir, demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

“Spekulasi yang tidak bertanggung jawab” bahwa Rusia akan menggunakan senjata nuklir untuk melawan Ukraina terus menyebar luas di Barat, kata Lavrov dalam sebuah wawancara dengan kantor berita TASS yang dipublikasikan pada Selasa (27/12/2022).

“Kita berbicara tentang sesuatu yang benar-benar berbeda, kebijakan Barat untuk secara komprehensif mengekang negara kami sangat berbahaya. Kebijakan tersebut menimbulkan risiko untuk bergeser menjadi bentrokan senjata langsung antarkekuatan nuklir,” ujarnya.

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

Moskow telah berulang kali mengatakan bahwa tidak ada pemenang dalam perang nuklir, yang seharusnya jangan pernah diluncurkan, tambah Lavrov.

Sejumlah politisi Barat mempertajam retorika mereka tentang isu perang nuklir dan mereka-lah yang harus ditanya apakah topik ini akan berlanjut pada 2023, katanya.

Diplomat tinggi Rusia itu menyatakan “keprihatinan mendalam atas ingar bingar propaganda” di Amerika Serikat dan negara-negara Barat pada umumnya terkait senjata nuklir. (Xinhua)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

 

Tags: Senjata Nuklir
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.