• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Pasokan Macet, Penjualan Volkswagen Group di Dunia Turun 7 Persen pada 2022

by Redaksi Asiatoday
January 13, 2023
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pasokan Macet, Penjualan Volkswagen Group di Dunia Turun 7 Persen pada 2022

Sejumlah kendaraan terlihat di sebuah dealer mobil Volkswagen di Berlin, ibu kota Jerman. Dok Xinhua

ASIATODAY.ID, BERLIN – Kemacetan pasokan dan penghentian produksi sementara menyebabkan pengiriman Volkswagen Group pada 2022 turun 7 persen secara tahunan (year on year/yoy) ke angka 8,26 juta unit di seluruh dunia, demikian menurut produsen mobil terbesar Jerman itu pada Kamis (12/1).

Namun, pada akhir tahun 2022, bisnis kembali stabil dengan Volkswagen membukukan peningkatan penjualan global pada Desember sebesar 18,1 persen.

Pada 2022, jumlah kendaraan yang dijual perusahaan tersebut di Amerika Serikat (AS) turun 6,1 persen (yoy) menjadi 631.100 unit, dan penjualan di Eropa turun 10,4 persen menjadi 3,15 juta kendaraan.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Kawasan Asia-Pasifik “mencatat penurunan terkecil di antara kawasan utama lainnya” yakni 2,7 persen, kata perusahaan itu. China, pasar tunggal terbesar Volkswagen, “menunjukkan kinerja yang sama” dengan pengiriman hanya turun 3,6 persen menjadi 3,18 juta kendaraan.

“Merek-merek kami menunjukkan kinerja yang baik terkait pengiriman di lingkungan yang sangat menantang,” kata Hildegard Wortmann, anggota Extended Executive Committee for Sales di Volkswagen, dalam sebuah pernyataan, dilansir Xinhua.

Asosiasi Industri Otomotif Jerman (VDA) pekan lalu mengungkapkan bahwa kurangnya produk setengah jadi (intermediate product), tingginya harga energi dan bahan baku, serta ketidakpastian akibat konflik Rusia-Ukraina “sangat menekan pasar dan produksi” tahun lalu.

Terlepas dari perkembangan penjualan secara keseluruhan, Volkswagen membuat kemajuan signifikan dalam transformasi listriknya pada 2022. Perusahaan itu mengirimkan 572.100 unit kendaraan listrik baterai (battery electric vehicle/BEV) di seluruh dunia, mewakili peningkatan signifikan sebesar 26 persen (yoy).

China merupakan “kontributor terbesar untuk peningkatan BEV global grup tersebut” dengan pengiriman naik 68 persen menjadi 155.700 unit. Pangsa BEV dalam total pengiriman mencapai 6,9 persen, naik dari 5,1 persen pada 2021.

Pada 2023, Volkswagen menargetkan peningkatan pangsa BEV menjadi sekitar 11 persen, sedangkan pada 2030, setiap kendaraan kedua yang dikirim oleh grup tersebut di seluruh dunia akan sepenuhnya bertenaga listrik. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Industri OtomotifVolkswagen
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.