• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Dagang Senilai Rp2,3 Triliun

by Redaksi Asiatoday
January 24, 2023
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ekspor Indonesia Tetap Tumbuh Kuat di Tengah Risiko

Aktivitas ekspor Indonesia. Dok Kemenkeu

ASIATODAY.ID, JEDDAH – Indonesia dan Arab Saudi sepakat menandatangani kerja sama dagang dengan nilai  kontrak lebih dari USD 155,7  juta atau sekitar  Rp2,3  triliun.

Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan menyaksikan secara  langsung penandatanganan 8 kerja sama antara pelaku usaha Indonesia dengan 5 pelaku usaha Arab Saudi yang berlangsung pada Senin (23/1/2023) di Kantor Federation Saudi Chamber di Jeddah, Arab Saudi.

Penandatanganan itu terdiri atas kontrak dagang, perjanjian kerja sama, dan  nota kesepahaman  (MoU).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

“Saya menyambut baik penandatanganan kontrak dagang, perjanjian kerja sama, dan MoU antara pelaku usaha Indonesia dengan Arab Saudi. Diharapkan kerja sama ini akan terus berlanjut dengan transaksi dagang yang semakin besar dan dengan komoditas yang semakin banyak jenisnya,” kata Mendag Zulkifli Hasan, dikutip siaran pers, Selasa (24/1/2023).

Indonesia dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Dagang Senilai Rp2,3 Triliun 1
Penandatanganan kerja sama dagang antara pengusaha Indonesia dan Arab Saudi. Dok Kemendag

Mendag Zulkifli Hasan mengungkapkan, pada penandatanganan kerja sama tersebut, pelaku usaha Indonesia akan mengekspor sejumlah komoditas ke  Arab Saudi berupa bahan pangan, RBD palm olein, minyak goreng,  produk  ikan dan olahannya, daging, sayuran, dan olahannya, buah-buahan, kakao, beras, rempah-rempah, mi telur, dan arang.

Mendag Zulkifli Hasan juga menyampaikan, dari penandatanganan 8 kerja sama tersebut, terdapat 2  MoU yang dikhususkan untuk pemenuhan kebutuhan jamaah haji dan umrah.

“MoU khusus untuk pemenuhan kebutuhan jamaah haji ditujukan untuk  komoditas ikandan olahannya dalam berbagai kemasan, serta daging dan sayuran dalam berbagai jenis kemasan,” jelas Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag Zulkifli Hasan juga menegaskan,  perwakilan perdagangan Indonesia  di  luar  negeri, salah satunya di Arab Saudi akan selalu siap membantu para pelaku usaha dalam meningkatkan ekspornya.

“Perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri selalu siap membantu para pelaku usaha Indonesia untuk mempromosikan produk-produknya, serta memperluas pasar dan meningkatkan ekspornya,” ungkapnya.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi menuturkan, Kemendag akan terus berupaya meningkatkan ekspor dan total nilai perdagangan khususnya ke negara mitra dagang strategis dan nontradisional.

“Peluang ekspor Indonesia ke Arab Saudi masih sangat terbuka lebar. Untuk  itu, kami mengajak para pelaku usaha untuk memanfaatkan peluang tersebut  dengan optimal sehingga ekspor Indonesia ke Arab Saudi semakin meningkat,” jelas Didi.

Atase Perdagangan Riyadh Gunawan menambahkan, momen ini diharapkan dapat membuka peluang bagi Indonesia untuk semakin dikenal oleh masyarakat Arab Saudi.

“Kami akan terus mendorong lebih banyak kerja sama dengan pelaku usaha Arab Saudi untukmeningkatkan ekspor nonmigas,”ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala ITPC Jeddah Muhammad Rivai Abbas.  Menurutnya, potensi perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi dapat dimanfaatkan lebih optimal.

“Melalui penandatanganan kerja sama ini, diharapkan hubungan perdagangan dan ekonomi kedua negara akan semakin meningkat,”ujarnya.

Penandatanganan 8 kerja sama ini difasilitasi Kemendag, KBRI Riyadh, dan KJRI  Jeddah. Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Duta Besar Indonesia  untuk Arab Saudi Abdul Aziz, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi, dan Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Djatmiko Bris Witjaksono.

Pada Januari—November  2022,  total perdagangan Indonesia–Arab Saudi    mencapai US$7 miliar atau meningkat  45,42 persen dibandingkan periode  yang sama tahun sebelumnya  yang sebesar  US$4,8 miliar.  Sementara itu,  total perdagangan kedua negara pada 2021 mencapai US$5,5 miliar. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Asia TradeKerjasama Indonesia-Arab Saudi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.