• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Diplomat Corner

Iran Terus Bangun Negosiasi Pengaktifan Kembali Kesepakatan Nuklir

by Redaksi Asiatoday
February 7, 2023
in Diplomat Corner
Reading Time: 1 min read
A A
0
Iran Terus Bangun Negosiasi Pengaktifan Kembali Kesepakatan Nuklir

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani. Foto tangkapan layar

ASIATODAY.ID, TEHERAN – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani pada Senin (6/2) mengatakan terdapat “dinamisme diplomatik” melalui saluran-saluran yang berbeda dalam negosiasi untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 dan menghapus sanksi anti-Iran.

Komunikasi antara pihak-pihak terkait untuk kesepakatan itu terus berlanjut di berbagai tingkat yang berbeda, menurut kantor berita resmi Iran IRNA mengutip pernyataan Kanaani dalam konferensi pers mingguan.

Jubir itu mengungkapkan bahwa Iran selalu menyambut baik upaya yang berlandaskan niat baik dan langkah-langkah yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah dan mencapai kesepakatan nuklir.

RelatedPosts

Ramadan in Kuwait Under the Shadow of the Iran-Israel War

Indonesian Embassy in Riyadh Issues 7 Urgent Directives for Citizens in Saudi Arabia

Russia Distances Itself as Indonesia Joins Board of Peace

Menurut Kanaani, Iran dan Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) masih melakukan kerja sama reguler, selain juga negosiasi yang terus-menerus dan langsung antara utusan Iran dan IAEA di Wina, serta pembicaraan antara para ahli dari kedua belah pihak.

Dia menambahkan bahwa negosiasi akan berlanjut antara kedua belah pihak dalam kerangka kerja teknis.

Iran menandatangani kesepakatan nuklir tersebut, yang resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (Joint Comprehensive Plan of Action/JCPOA), dengan negara-negara besar dunia pada Juli 2015, yang menyepakati pembatasan program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi terhadap negara tersebut.

Namun, AS menarik diri dari kesepakatan itu pada Mei 2018 dan menerapkan kembali sanksi sepihaknya terhadap Teheran, yang mendorong Iran untuk mengabaikan beberapa komitmen nuklirnya di bawah kesepakatan tersebut.

Negosiasi tentang pengaktifan kembali JCPOA dimulai pada April 2021 di Wina.

Namun, belum ada terobosan yang dicapai setelah putaran pembicaraan terbaru pada Agustus 2022. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: IranSenjata Nuklir
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance
  • Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty
  • Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering
  • SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets
  • Student Protests Spread Across Indonesia, Pressure Mounts on Prabowo Government
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.