• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investasi Rp25,3 Triliun, Proyek MRT Jakarta Fase 2A Terus Dikebut

by Redaksi Asiatoday
March 4, 2023
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tekan Emisi, MRT Jakarta Siap Terapkan Green Energi

MRT Jakarta. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Proyek pembangunan Stasiun Thamrin dan Monas pada konstruksi fase 2A MRT Jakarta telah mencapai 53,03 persen hingga 25 Februari 2023.

Investasi royek ini mencapai Rp25,3 triliun.

Dalam keterangan resmi perusahaan, Sabtu (4/3/2023), Manajemen MRT Jakarta memaparkan pembangunan Stasiun Monas telah masuk ke tahap pekerjaan pengecoran tangga akses darurat, gardu induk, pemotongan kingpost stasiun, dan pengecoran kolom stasiun.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Kemudian pemasangan OTE Duct, pengeboran secant pile untuk launching shaft box jacking entrance Jalan Museum, dan pekerjaan pembesian dinding menara ventilasi.

Adapun, di Stasiun Thamrin pekerjaan yang tengah dilakukan meliputi penggalian dan pengecoran roof slab di sisi selatan dan utara stasiun.

“MRT Jakarta juga sedang membangun D-Wall di sisi barat bagian intersection Jalan M.H. Thamrin — Jalan Kebon Sirih, dan jet grouting di sisi utara stasiun,” jelas Manajemen MRT Jakarta dikutip dari siaran persnya, Sabtu (4/3/2023).

Hingga 25 Februari 2023, mesin bor terowongan 1 (TBM-1) telah berhasil mencapai Stasiun Bundaran HI dan sedang persiapan menembus dinding (breakthrough).

Sementara itu, mesin bor terowongan 2 (TBM-2) telah memulai pekerjaan pembangunan terowongan northbound menuju Stasiun Harmoni dan telah berhasil membangun sepanjang 16,5 meter atau sekitar 10 ring segmen.

Selanjutnya, untuk pengerjaan segmen CP 202 atau Stasiun Harmoni — Sawah Besar — Mangga Besar telah mencapai 10,47 persen per 25 Februari 2023.

Pengerjaan segmen ini meliputi proteksi dan relokasi utilitas, konstruksi halte sementara Transjakarta, pemasangan small bridge sebagai jembatan penyeberangan orang (JPO) di Sawah Besar dan Mangga Besar, serta pekerjaan secondary beam dan steel deck untuk canal decking.

Manajemen MRT Jakarta juga melaporkan progres pekerjaan pada segmen CP 203 yang meliputi Stasiun Glodok dan Kota telah mencapai 28,28 persen.

Pekerjaan di Stasiun Glodok meliputi galian station box dan rop slab. Adapun, di Stasiun Kota pekerjaan meliputi fabrikasi mesin bor terowongan dan fabrikasi rebar cage untuk D-Wall.

Pengadaan CP 205 sistem perkeretaapian dan rel (railway systems and trackwork) telah dilakukan dilaksanakan dengan international competitive bidding. Call for tender telah dilakukan pada 25 Agustus 2022.

Kontrak CP 206 rolling stock (ratangga) telah dilakukan market sounding dan penyesuaian jumlah rangkaian kereta dari 14 rangkaian menjadi tujuh rangkaian.

Rencananya, call for tender akan dilakukan pada kuartal I/2023.

“Sedangkan, kontrak CP 207 untuk sistem pembayaran atau automatic fare collection akan dilakukan call for tender pada Juni 2023,” pungkasnya.

Adapun, fase 2A MRT Jakarta akan menghubungkan Stasiun Bundaran HI hingga Kota sepanjang sekitar 5,8 kilometer dan terdiri dari tujuh stasiun bawah tanah, yaitu Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota.

Fase 2A dibagi menjadi dua segmen, yaitu segmen satu Bundaran HI—Harmoni yang ditargetkan selesai pada 2027, dan segmen dua Harmoni—Kota yang ditargetkan selesai pada 2029.

Fase 2B MRT Jakarta yang rencananya melanjutkan dari Kota sampai dengan Depo Ancol Barat masih dalam tahap studi kelayakan (feasibility study).

Fase 2A MRT Jakarta dibangun dengan biaya sekitar Rp25,3 triliun melalui dana pinjaman kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Jepang. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Kerjasama Indonesia-JepangMRT Fase IIMRT Jakarta
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.