• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Korea Utara Tebar Ancaman Deklarasi Perang

Peringatkan AS Agar Tidak Tembak Rudal Uji Coba

by Redaksi Asiatoday
March 7, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Korea Utara Tebar Ancaman Deklarasi Perang 1

Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un dengan latar belakang Rudal raksasa Hwasong-17. Ist

ASIATODAY.ID, SEOUL – Korea Utara (Korut) menebar ancaman dengan mengatakan bahwa setiap langkah menembak jatuh rudal uji mereka akan dianggap sebagai deklarasi perang.

Kantor berita Korut, KCNA melaporkan Pyongyang juga mengatakan memanasnya ketegangan di kawasan disebabkan latihan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel).

Adik Pemimpin Korut Kim Jong-un, Kim Yo Jung memperingatkan Korut akan menganggap aksi militer AS terhadap uji coba senjata strategis Korut sebagai deklarasi perang. Ia juga mengisyaratkan Korut dapat menembakan lebih dari lima rudal ke Samudera Pasifik.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

AS dan sekutu-sekutunya tidak pernah menembak jatuh rudal balistik Korut yang dilarang resolusi Dewan Keamanan PBB. Tapi hal itu menarik banyak perhatian sejak Korut mengindikasi akan menembakan lebih banyak rudal ke atas Jepang.

“Samudera Pasifik bukan milik dominasi AS atau Jepang,” kata Kim Yo Jung, Senin (6/3/2023).

Pengamat mengatakan bila Korut menindaklanjuti ancamannya mengubah Samudera Pasifik sebagai target tembak maka akan memungkinkan negara terisolasi dan bersenjata nuklir itu meningkatkan kemampuan teknis selain menandakan tekad militernya.

Dalam pernyataan terpisah Kepala Seksi Berita Asing Kementerian Luar Negeri Korut menuduh AS memperburuk situasi dengan mengikutsertakan pesawat bomber B-52 dalam latihan udara dan rencana latihan lapangan AS-Korsel.

AS mengerahkan pesawat bomber B-52 dalam latihan gabungan dengan pesawat tempur Korsel. Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan langkah itu untuk menunjukkan kekuatan pada ancaman nuklir dan rudal Korut.

AS dan Korsel akan menggelar latihan militer skala besar yang dinamakan Freedom Shield mulai pekan depan.

Amerika Serikat menempatkan 28.500 pasukannya di Korsel sebagai warisan Perang Korea 1950-1953. Perang itu berakhir dengan gencatan senjata bukan perjanjian damai, sehingga secara teknis dua negara Korea masih berperang. (Reuters/ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Indo PasifikKorea Utara
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.