• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

CATL Umumkan Rencana Netralitas Karbon 2025 dan 2035

by Redaksi Asiatoday
April 21, 2023
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Industri Baterai Lithium-ion di China Tumbuh Pesat

Kantor pusat dan basis manufaktur Contemporary Amperex Technology Co., Ltd. (CATL) di Ningde, Provinsi Fujian, China timur. Dok Xinhua

ASIATODAY.ID, SHANGHAI – Perusahaan China, Contemporary Amperex Technology Co., (CATL) mengumumkan rencana untuk mencapai netralitas karbon dalam kegiatan operasional inti pada 2025, serta rantai nilai industri baterai pada 2035.

Rencana ini diumumkan CATL di Shanghai International Automobile Industry Exhibition Ke-20 (Auto Shanghai), pada 18 April.

“Bagi CATL, pencapaian netralitas karbon adalah bentuk tanggung jawab, serta mencerminkan keahlian, dan membuka semakin banyak peluang,” ujar Jiang Li, Board Secretary, CATL, dikutip dari siaran pers.

RelatedPosts

World Bank and Japan Launch New Push to Secure Global Critical Minerals Supply Chains

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

Pengumuman ini disampaikan di acara peluncuran strategi netralitas karbon CATL yang berlangsung pada hari pertama Auto Shanghai. Volume penjualan baterai ion-litium CATL melesat hingga 289 GWh pada 2022, dan menurut riset SNE, CATL menguasai pangsa pasar global sebesar 37% dan 43,4%, masing-masing untuk segmen baterai mobil listrik (EV) dan baterai penyimpanan energi. Maka, rencana netralitas karbon CATL memiliki skala terbesar di industri baterai ion-litium.

Demi mencapai target emisi karbon nol (zero carbon), CATL akan menurunkan emisi karbon pada lima aktivitas utama, yakni pertambangan, bahan baku berjumlah besar, bahan baku baterai, produksi sel baterai, dan sistem baterai dengan dukungan empat sistem inovasinya.

Sementara, CATL juga giat meningkatkan program CREDIT dalam rantai pasoknya. CREDIT adalah program audit transparansi gagasan CATL terhadap rantai nilai industri yang berkelanjutan. Program ini terdiri atas mekanisme manajemen pembangunan berkelanjutan, kode etik bisnis, pelestarian alam, praktik ketenagakerjaan, serta pengadaan barang yang bertanggung jawab. CATL ingin memanfaatkan program ini untuk meningkatkan kesadaran mitra rantai pasoknya tentang pembangunan berkelanjutan, serta membantu mereka mengeksplorasi potensi pembangunan berkelanjutan.

Di Auto Shanghai tahun ini, CATL juga menyajikan informasi rinci tentang battery passport, sebuah digital twin dari produk baterai dalam bentuk fisik yang memuat informasi tentang baterai, bahan baku, ESG, dan data rantai pasok. Lebih lagi, battery passport merupakan program uji coba yang dilansir Global Battery Alliance.

Ke depan, konsumen dapat melihat berbagai informasi tentang baterai dengan memindai kode QR pada battery passport. Dengan demikian, data penting dapat diperoleh konsumen ketika memilih baterai rendah karbon yang diproduksi secara bertanggung jawab.

Sebagai anggota Direktur Global Battery Alliance yang baru, CATL akan aktif merumuskan dan meningkatkan regulasi tentang battery passport. Maka, CATL berkontribusi terhadap transparansi rantai pasok industri, pengelolaan keterlacakan (traceability) siklus baterai, serta daur ulang baterai.

Dalam beberapa tahun terakhir, CATL bekerja keras mewujudkan pembangunan hijau. Pada 2019, CATL juga menjadi pihak pertama di industri yang melakukan penelusuran bahan baku dengan teknologi blockchain.

Pabrik CATL di Yibin menjadi pabrik baterai pertama di industri yang bebas emisi karbon pada 2022. CATL juga melaksanakan lebih dari 400 proyek penghematan energi sepanjang 2022, serta mencegah 450.000 ton emisi karbon, serta meningkatkan porsi penggunaan listrik hijau hingga 26,60%. Lewat sederet inovasi teknologi dan pengalaman, CATL tak hanya membangun daya saing terkemuka dari sisi netralitas karbon, baik di dalam dan luar negeri, namun juga membawa angin segar dalam pembangunan bermutu tinggi di industri. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: CATLContemporary Amperex Technology Co.Industri Baterai
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.