• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Diplomat Corner

Blinken Terbang ke Beijing, Cairkan Hubungan AS-China

by Redaksi Asiatoday
June 19, 2023
in Diplomat Corner
Reading Time: 1 min read
A A
0
AS Siapkan Investasi Besar-besaran di Indonesia

Perjalanan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony J. Blinken ke Liverpool, Jakarta, Kuala Lumpur, Bangkok, dan Honolulu. Dok State Dept

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Anthony Blinken menghadiri pertemuan khusus di Beijing, China, pada Minggu (18/6) kemarin.

Dia menjadi pejabat AS pertama yang berkunjung ke China dalam lima tahun terakhir.

Menlu China, Qin Gang, menjadi perwakilan pemerintah China dalam pertemuan kedua negara adidaya tersebut. Salah satu pokok pembicaraannya ialah upaya mencairkan hubungan kedua negara yang kian memanas, terutama masalah konflik Taiwan.

RelatedPosts

Ramadan in Kuwait Under the Shadow of the Iran-Israel War

Indonesian Embassy in Riyadh Issues 7 Urgent Directives for Citizens in Saudi Arabia

Russia Distances Itself as Indonesia Joins Board of Peace

“Menteri menekankan pentingnya diplomasi dan menjaga saluran komunikasi terbuka di berbagai masalah untuk mengurangi risiko salah persepsi dan salah perhitungan,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller dikutip dari DW.

Awalnya Blinken akan mengunjungi China pada Februari lalu. Namun, pertemuan itu sempat ditunda setelah AS menembak jatuh balon mata-mata China, yang diduga terbang di atas wilayah udara Amerika Serikat.

Ketegangan di Selat Taiwan yang melibatkan AS juga kian memuncak, karena Washington terus mendukung kemerdekaan Taiwan dari Beijing. Selain itu, persaingan industri semikonduktor global kedua negara masih berlangsung.

“Hubungan Amerika Serikat dan China berada pada titik terendah sejak pembentukan hubungan diplomatik,” demikian laporan media pemerintah China, mengutip pernyataan Qin terhadap Blinken.

“Ini tidak sesuai dengan kepentingan mendasar kedua bangsa, juga tidak memenuhi harapan bersama masyarakat internasional,” imbuhnya. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Indo Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.