• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Skandal Korupsi di Singapura, Menteri dan Taipan Ditangkap

by Redaksi Asiatoday
July 16, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Alibaba Group Segera Bangun Gedung 63 Lantai di Kawasan Bisnis Singapura

Kawasan Bisnis Singapura. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Skandal korupsi mengguncang negeri Singapura.

Pasalnya, Menteri Transportasi Singapura S. Iswaran ditangkap pada Selasa, 11 Juli 2023 namun ia dibebaskan dengan jaminan, menurut Biro Investigasi Praktik Korupsi (CPIB) pada Jumat, 14 Juli 2023.

Ini adalah pengakuan pertama dari tentang penahanan Iswaran.

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

Kasusnya pertama kali muncul pada Rabu bahwa dia membantu lembaga antikorupsi dengan mengungkapkan kasus ini. Masih belum ada rincian tentang kasusnya.

Biro Investigasi Praktik Korupsi atau CPIB juga menanggapi soal penangkapan pengusaha miliarder Ong Beng Seng, yang diungkapkan perusahaannya Hotel Properties Limited (HPL) pada Jumat pagi.

Taipan Malaysia yang berbasis di Singapura itu diminta oleh CPIB untuk memberikan informasi terkait hubungannya dengan Iswaran.

CPIB mengatakan Ong ditangkap pada hari Selasa juga. Ia lalu dibebaskan dengan jaminan.

“Sebagai bagian dari jaminan, paspor Ong disita,” kata agensi tersebut.

“Namun pelaku tetap bisa bepergian ke luar negeri. CPIB akan menilai permintaan tersebut berdasarkan kasus per kasus.”

CPIB mengatakan pihaknya menilai dan menyetujui permintaan Ong untuk bepergian ke luar negeri. Ia harus membayar jaminan yang dinaikkan menjadi S$ 100.000.

“Sekembalinya Ong, ia wajib melapor ke CPIB dan menyerahkan paspornya,” ujar CPIB.

Badan tersebut mengatakan bahwa karena penyelidikan sedang berlangsung, CPIB tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut.

Iswaran juga telah diinstruksikan oleh Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong untuk mengambil cuti sampai penyelidikan selesai.

Selama periode ini, dia akan tetap berada di Singapura dan tidak memiliki akses ke sumber daya resmi dan gedung pemerintah.

Karier politik Iswaran berlangsung lebih dari 26 tahun. Dia pertama kali terpilih pada tahun 1997 sebagai Anggota Parlemen untuk GRC Pantai Barat, sebelum diangkat ke Kabinet pada tahun 2006.

Ia menjabat sebagai Menteri Perhubungan sejak Mei 2021 dan merangkap sebagai Menteri Hubungan Perdagangan di Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) sejak Mei 2018.

Sebelum terjun ke dunia politik, Iswaran bekerja di sektor publik dan swasta, termasuk di MTI dan Temasek Holdings. Di situlah dia menjalin hubungan bisnis dengan Ong, menurut laporan Reuters pada tahun 2007.

Pada 2007 pula Singapura memenangkan hak untuk menjadi tuan rumah balapan malam Formula Satu pertama kalinya. Pengusaha yang mendanai digelarnya F1 di Singapura adalah Ong.

Ong memiliki hak atas Grand Prix Singapura dan merupakan ketua promotor balapan GP Singapura.

Kontrak Singapura untuk menjadi tuan rumah balapan F1 selama tujuh tahun lagi ditandatangani pada 2022.

Iswaran telah secara aktif terlibat dengan pemerintah dalam F1, termasuk tampil di konferensi pers yang membahas tentang masa depan kontrak acara ini di Singapura. (CNA/Reuters)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Korupsi AsiaSingapura
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.