• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Hyundai Akuisisi Pabrik General Motors di India

by Redaksi Asiatoday
August 21, 2023
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Hyundai Dukung Penuh Tes Cepat Drive-Thru Covid-19 di Jawa Barat

Perusahaan Hyundai. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Raksasa otomotif Korea Selatan, Hyundai Motor Co, resmi mengakuisisi pabrik milik General Motors Co (GM) asal Amerika Serikat (AS) di India guna memperkuat pasar otomotif yang sedang berkembang di negara tersebut.

“Akuisisi pabrik Talegaon milik GM di negara bagian Maharash ini sebagai langkah Hyundai menghadapi meningkatnya permintaan kendaraan listrik di India, negara dengan populasi terbesar di dunia,” demikian keterangan Hyundai Motor dikutip Senin (21/8/2023).

Hyundai Motor tidak mengungkapkan nilai kesepakatan tersebut, seperti dilaporkan Yonhap.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

Hyundai akan menyelesaikan proses akuisisi pada tahun ini setelah mendapatkan persetujuan dari pemerintah India.

Hyundai berencana memulai produksi di pabrik Talegaon yang memiliki kapasitas produksi 130.000 unit per tahun pada 2025. Kenaikan produksi itu dilakukan secara bertahap dengan dukungan sejumlah fasilitas.

GM menghentikan penjualan mobil di India pada 2017. Pabrik Talegaon yang didirikan pada 2008 memiliki kapasitas produksi tahunan sebanyak 130.000 unit dan 160.000 mesin. Adapun produksi untuk ekspor berlanjut di pabrik tersebut hingga akhir 2020.

Pada 2022, India muncul sebagai pasar otomotif terbesar ketiga di dunia dengan penjualan 4,76 juta kendaraan setelah Tiongkok dengan 23,3 juta unit dan Amerika Serikat dengan 14,2 juta unit.

Pasar mobil penumpang di India diperkirakan akan tumbuh menjadi 5 juta unit pada 2030 dari saat ini 3,8 juta unit. Diperkirakan 1 juta kendaraan listrik akan dijual di India pada 2030.

Hyundai mulai masuk ke pasar India pada 1998, memproduksi model Santro di pabrik Hyundai India di kota pesisir selatan Chennai.

Hyundai memiliki dua pabrik di India dengan kapasitas gabungan sebanyak 760.000 unit per tahun. Dari total jumlah itu, 150.000 unit diekspor.

Perusahaan yang memproduksi sedan Sonata dan SUV Santa Fe ini menempati peringkat kedua setelah Maruti Suzuki India Ltd dalam pangsa pasar di India pada 2022. Penjualan Hyundai meningkat 9,4% mencapai 550.000 unit pada 2022 dibandingkan tahun sebelumnya. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: General MotorsHyundaiIndustri Mobil Listrik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.