• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Aktivis HAM China Melarikan Diri ke Korea Selatan

by Redaksi Asiatoday
August 24, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
World Bank Desak China Pangkas Utang Negara Miskin

Negeri China. Dok

ASIATODAY.ID, SEOUL – Seorang aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) China telah ditangkap di Korea Selatan, setelah ia berusaha mencapai negara itu dengan naik jet ski.

Pihak penjaga pantai Korea Selatan mengatakan, pria itu telah melakukan perjalanan sekitar 300 km melintasi Laut Kuning menggunakan teropong dan kompas, tetapi kemudian terjebak.

Laporan media lokal menyebut dia sebagai Kwon Pyong, seorang kritikus Presiden Xi Jinping, namun identitasnya belum diverifikasi.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Kedutaan Besar China di Seoul menolak berkomentar.

Dalam beberapa tahun terakhir, Beijing telah meningkatkan penerapan larangan keluar di bandara dan penyeberangan perbatasan resmi lainnya untuk menghalangi para aktivis meninggalkan wilayah China.

Ini mungkin salah satu upaya melarikan diri yang lebih ekstrem, dan yang mungkin ditunjukkan oleh para pembangkang sebagai contoh sejauh mana mereka harus pergi untuk meninggalkan negara itu.

Penjaga Pantai mengatakan, pria itu, mengenakan jaket pelampung dan helm, menghabiskan lima barel bahan bakar dari provinsi Shandong di belakang mesin 1800cc untuk pelariannya ini.

“Dia mengisi ulang bensin di perjalanan dan membuang tong-tong kosong ke laut,” jelasnya, seraya menambahkan bahwa dia mendapat masalah di dekat terminal kapal pesiar di pelabuhan barat Incheon dan meminta bantuan.

Penjaga Pantai tidak mengidentifikasi pria itu, tetapi mengatakan dia ditahan pada Rabi lalu karena berusaha masuk ke kota. Tidak ada kecurigaan bahwa dia mungkin seorang mata-mata.

Juru kampanye Lee Dae-seon yang berbasis di Korea Selatan, dari LSM Dialogue China mengatakan kepada kantor berita AFP pada hari Selasa (22/8/2023) bahwa Kwon, 35, adalah orang yang melarikan diri.

Aktivis HAM tersebut telah menghabiskan waktu di penjara di China karena secara terbuka mengkritik Presiden Xi.

Kemungkinan besar dia akan mengalami masalah saat mencoba meninggalkan negara itu dengan cara biasa untuk meminta suaka. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: ChinaHak Asasi Manusia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.