• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

Indonesia dan Malaysia Gencarkan Penggunaan Mata Uang Lokal (LCS)

by Redaksi Asiatoday
September 14, 2023
in Forum
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia dan Malaysia Gencarkan Penggunaan Mata Uang Lokal (LCS)

Sosialisasi penerapan penggunaan mata uang Iokal atau Local Currency Settlement (LCS) di Penang, Malaysia pada (11/9/2023) lalu. Foto: KJRI Penang

ASIATODAY.ID, PENANG – Seiring dengan semakin meningkatnya transaksi perdagangan di kawasan ASEAN dan fakta masih rendahnya penggunaan mata uang Iokal dalam perdagangan internasional Indonesia-Malaysia, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI), di Singapura menyelenggarkaan kegiatan sosialisasi penerapan penggunaan mata uang Iokal atau Local Currency Settlement (LCS) di Penang, Malaysia pada (11/9/2023) lalu.

Kegiatan ini dihadiri oleh Executive Analyst Kantor Bank Indonesia di Singapura, Bayu Dwi Atmanto, Direktur Eksekutif Penang Centre of Medical Tourism (PMED), Mary Ann, dan Head of Treasure Distribution & Institutional Sales CIMB Niaga, Herman.

Acting Konsul Jenderal RI Penang, Kiki Tjahjo Kusprabowo menerangkan bahwa pada tahun 2022 terdapat sekitar 178.132 pasien asing yang mencari jasa pengobatan di RS Penang dan 90% dari jumlah tersebut adalah WNI.

RelatedPosts

Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies

Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access

UNFPA Partners with Guardian Girls Indonesia and the Japan Foundation on SEA-WCD

Perwakilan Indonesia di Penang menyambut baik kerangka kerjasama LCS Indonesia-Malaysia yang diyakini akan sangat membantu upaya kedua negara untuk peningkatan kerjasama ekonomi yang saling menguntungkan melalui penggunaan mata uang setempat.

Executive Analyst Kantor Bank Indonesia di Singapura, Bayu Dwi Atmanto menyampaikan bahwa Bank Indonesia bersama dengan Gugus Tugas Nasional LCS terus menggencarkan sosialisasi kepada stakeholders yang dapat memanfaatkan kerangka LCS khususnya dengan Malaysia.

Sektor rumah sakit di Penang salah satunya dapat menjadi pengguna potensial LCS untuk transaksi perdagangan jasa mengingat tingginya jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang menggunakan jasa kesehatan di berbagai rumah sakit di Penang. Untuk itu, ia meminta dukungan dari seluruh stakeholders di Malaysia terhadap aplikasi LCS Rupiah dan Ringgit dalam penerapan bisnis mereka.

Direktur Eksekutif Penang Centre of Medical Tourism (PMED), Mary Ann menyampaikan bahwa periode Januari-Juli 2023, terdapat 53.841 pasien asal Indonesia yang berobat di Penang.

Mary ann menyambut baik inisiatif penggunaan Rupiah untuk memfasilitasi pembayaran jasa kesehatan di Penang karena pasien yang sakit tentu tidak mau repot mencari tempat penukaran uang (money changer) saat kebutuhan uang Ringgitnya sedikit.

Dalam sesi presentasi, Assisten Direktur Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia, Puput menjelaskan bahwa kerjasama LCS Malaysia sudah dimulai sejak awal tahun 2018 dengan penandatangan MoU antara Bank Sentral Indonesia dengan Bank Sentral Malaysia dan Thailand.

Saat ini Malaysia dan Jepang merupakan kontributor utama peningkatan transaksi LCS dengan Indonesia dengan nilai transaksi mencapai US$200 juta sehingga jumlah pemanfaatan LCS hingga Juli 2023 telah mencapai US$3,8 miliar.

Sebanyak kurang lebih 70 peserta hadir dari berbagai rumah sakit utama di Penang, asosiasi kesehatan di Penang, dan beberapa entitas pelaku usaha di Penang antara lain organisasi FMM (Federation of Malaysian Manufacturer), Kadin Melayu Penang, Kadin India Penang. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Local Currency SettlementLocal Currency Transaction
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.