• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Galang Investor ke Indonesia, Kepala BKPM Roadshow ke China, Korsel dan Jerman

by Redaksi Asiatoday
November 19, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Galang Investor ke Indonesia, Kepala BKPM Roadshow ke China, Korsel dan Jerman

Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), berupaya meyakinkan investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Dalam rangka itu, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia segera melakukan roadshow ke China, Korea Selatan dan Jerman, mulai tanggal 20-29 November 2019.

“Kepala BKPM akan meyakinkan calon investor di China dan Korea Selatan,” terang anggota Komite Investasi Bidang Komunikasi dan Informasi BKPM Rizal Calvary Marimbo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Menurut Rizal, Bahlil akan berjumpa dengan pengusaha setempat secara one-on-one di Beijing, China pada 20-22 November 2019. Setelah itu, Sabtu (23/11), Kepala BKPM akan bertemu sejumlah investor di Seoul, Korea Selatan pada Minggu hingga Selasa 24-26 November 2019.

Kepala BKPM akan berada di Seoul dan Busan, Korea Selatan. Selama tiga hari, Kepala BKPM akan bergabung dengan rombongan Presiden Joko Widodo dan para Menteri lainnya untuk mengikuti Forum ASEAN-Republic of Korea CEO Summit di Busan.

“Kepala BKPM juga direncanakan akan meneken nota kesepahaman dengan Hyundai Motor Company (HMC) di kompleks pabrik Hyundai yang berlokasi di Ulsan, Korea Selatan,” jelasnya.

Selanjutnya, Rabu hingga Sabtu 27-30 November, tim Kepala BKPM akan bertolak ke Munich, Jerman. Di Jerman, Kepala BKPM bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan melakukan one-on-one meeting dengan perusahaan asal Jerman BASF dan VW Wolfsburg.

Rizal mengatakan, posisi Indonesia sebagai tujuan investasi sangat strategis ke depan.

“Mengingat ada ancaman gejolak dan instabilitas yang sedang terjadi di beberapa negara tujuan investasi utama, misalnya di Amerika Selatan ada masalah di Meksiko, Bolivia, dan Venezuela,” urainya.

Dia pun melanjutkan soal masalah di Hong Kong. Di Eropa ada Brexit. Negara-negara maju di Asia seperti Jepang dan Singapura menghadapi ancaman resesi. Ada juga ancaman negative rate pada sektor keuangan di negara-negara maju itu.

“Saatnya Indonesia meningkatkan daya saingnya untuk menarik dana-dana investasi dari negara-negara tersebut. Kita rayu masuk ke Indonesia,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, stabilitas politik dan ekonomi Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi investor. Selain itu, Indonesia juga memiliki pasar yang besar serta ketersediaan bahan baku untuk industri.

“Kita yakin sekali. Apalagi Kepala BKPM dan pemerintah sedang bekerja keras melakukan penyederhanaan prosedur, regulasi, perizinan, dan perpajakan agar investor menjadikan Indonesia sebagai surga investasi dunia,” tandasnya. (AT)

,’;\;\’\’
Tags: BKPMInvestasi GlobalKerjasama Indonesia-ChinaKerjasama Indonesia-JermanKerjasama Indonesia-Korsel
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.