• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Kazakhstan Capai USD317,85 Juta

by Redaksi Asiatoday
December 17, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Kazakhstan Capai USD317,85 Juta

ASIATODAY.ID, MADRID – Hubungan bilateral Indonesia dan Kazakhstan kian erat. Kedua negara bahkan sepakat untuk mempeluas kolaborasi ekonomi di tahun mendatang.

Hal itu menguat saat Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Kazakhstan, Mukhtar Tileuberdi bertemu di sela-sela pertemuan ASEM FMM ke-14 untuk bahas upaya kedua negara dalam menggali peluang kerja sama ekonomi.

Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Kazakhstan Capai USD317,85 Juta 1
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Kazakhstan, Mukhtar Tileuberdi

Indonesia dan Kazakhstan mencatat peningkatan nilai perdagangan yang signifikan dari USD 60,3 juta pada tahun 2018 menjadi USD 317,85 juta pada periode Januari-Oktober 2019.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

“Masih banyak potensi kerja sama kedua negara yang perlu digali, antara lain dalam bidang transportasi udara, perbankan, industri halal, pertanian, energi, dan industri strategi,” jelas Menlu Retno dalam keterangannya, Selasa (17/12/2019).

Lebih lanjut Menlu Retno juga mengharapkan dukungan Kazakhstan sebagai anggota penggagas Eurasian Economic Union (EAEU) terhadap inisiatif pembentukan Free Trade Agreement Indonesia – EAEU.

“Kerja sama dalam kerangka EAEU diharapkan dapat semakin memajukan perekonomian kawasan, khususnya di Eropa dan Asia” tegas Menlu Retno.

Dalam pertemuan itu, Indonesia juga mendorong penyelenggaraan pertemuan ke-2 Joint Commission on Economic Cooperation tahun depan. Komisi Bersama ini diharapkan akan membuka batas-batas baru kerja sama ekonomi, khususnya dalam peningkatan business-to-business contact.

Kazakhstan meminta agar Indonesia dapat meningkatkan partisipasi dari pengamat menjadi anggota Islamic Organization for Food Security. Kazakshtan juga mengundang Conference on Interaction and Confidence Building Measures in Asia pada 2020, dimana Kazakshtan akan menjadi ketua pada tahun 2020-2022. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: 14th Asia Europe MeetingEurasian Economic UnionIslamic Organization for Food SecurityKemenlu RIKerjasama Indonesia-Kazakhstan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.