• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

NTB Ekspor Perdana 1.120 Ton Manggis dan 10 Ton Kopi ke China dan Korea Selatan

by Redaksi Asiatoday
December 17, 2019
in Business
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Saatnya Rempah Indonesia Berjaya di Pasar Asia, Eropa dan Amerika

Ekspor Indonesia melalui laut. Dok

ASIATODAY.ID, MATARAM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan ekspor perdana komoditas pertanian berupa buah Manggis ke China dan Kopi Robusta ke Korea Selatan (Korsel) pada Selasa (17/12/2019).

Kopi yang diekspor sebanyak 10 ton dengan nilai mencapai Rp508 juta, sementara, buah Manggis yang diekspor sebanyak 1.120 ton dengan nilai Rp1 miliar. Pengiriman ekspor dilakukan melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

NTB Ekspor Perdana 1.120 Ton Manggis dan 10 Ton Kopi ke China dan Korea Selatan 1
Gubernur NTB Zulkieflimansyah

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan, ekspor komoditas pertanian buah Manggis dan Kopi Robusta ke China dan Korsel sangat penting bagi NTB, khususnya dalam meningkatkan nilai tambah bagi daerah dan petani di daerah itu.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Gubernur sangat mengapresiasi ekspor ini namun kedepan ia meminta agar ekspor tersebut tidak hanya buah, tetapi sudah dalam bentuk produk olahan.

“Ekspor ini penting, tapi ke depan bukan sekadar buah, melainkan sudah harus dalam bentuk produk yang dapat memiliki nilai tambah,” ujarnya.

Untuk menciptakan nilai tambah tersebut, menurut Gubernur tidak ada cara lain kecuali dengan mewujudkan industrialisasi pengolahan komoditas di NTB sehingga ada nilai tambah yang dirasakan oleh masyarakat.

“Industrialisasi bukan konsep mewah, contohnya kita mulai bergerak dari pertanian, bukan berarti meninggalkan pertanian, tapi karena industrialisasi ini dapat meningkatkan nilai tambah,” papar Bang Zul, sapaan akrabnya.

Kepala Dinas Perdagangan NTB Putu Selly Andayani mengatakan, ekspor buah Manggis dan Kopi ke China dan Korsel dilaksanakan Pemprov NTB bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan PT Bintang Agro Santosa Serta PT Berkah Alam Kopi.

“Ekspor ini kita lakukan tidak sekaligus, melainkan secara bertahap,” ujarnya.

Menurut Selly, ke depan pihaknya akan berupaya agar ekspor komoditas dari NTB bisa langsung dari NTB, sehingga dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian NTB.

“Dengan terlaksananya ekspor komoditas pertanian, harga akan naik, petani akan meningkatkan produksi, pendapatan petani meningkat, dengan demikian kesejahteraan petani NTB meningkat,” kata Selly.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Mataram drh. Arinaung menjelaskan, salah satu program Kementerian Pertanian dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani adalah peningkatan ekspor komoditas pertanian.

Sesuai dengan pedoman kata Arinaung, ekspor Manggis ke China dimulai dari registrasi kebun manggis oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB untuk menjamin kebun manggis sudah menerapkan good agriculture procedur (GAP), standar operasional prosedur (SOP), dan integrated pest management (IPM) secara berkesinambungan.

Ekspor Manggis ke China harus melalui pengemasan di rumah kemas yang telah diregistrasi oleh Otoritas Kompeten Ketahanan Pangan Daerah (OKKPD) Dinas Ketahanan Pangan untuk menjamin buah Manggis yang dihasilkan aman dan layak dikonsumsi, bebas pestisida, cemaran biologi, kimia dan logam berat.

Sementara untuk menyatakan bahwa komoditas Manggis berasal dari Lombok, Dinas Perdagangan NTB menerbitkan surat keterangan asal (SKA), yang membuktikan bahwa komoditas tersebut berasal, dihasilkan atau diolah serta memenuhi ketentuan asal komoditas yakni NTB.

Begitu pula dengan komoditas Kopi. Walaupun diekspor melalui Surabaya, dilengkapi dengan SKA yang menyatakan bahwa Kopi tersebut berasal dari Lombok.

“UPT Karantina Pertanian dalam hal ini Balai Karantina Pertanian Kelas I Mataram mempunyai peran dan tanggung jawab melakukan sertifikasi karantina untuk menjamin manggis yang diekspor bebas dari OPT/OPTK ; Melakukan pengawasan terhadap penerapan pemenuhan persyaratan ekspor buah Manggis ke China. Balai Karantina Pertanian Kelas I Mataram juga melaksanakan sertifikasi untuk komoditas kopi,” jelas Arinaung.

Pelepasan ekspor perdana buah Manggis ke China dan Kopi Robusta ke Korsel ini ditandai pemecahan kendi oleh Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah dan istri Gubernur NTB Niken Saptarini Widyawati bersama Gubernur NTB Zulkieflimansyah pada rangkaian peringatan puncak HUT ke-61 Provinsi NTB di halaman Kantor Gubernur NTB di Mataram. (Ant/ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Ekspor PertanianKerjasama Indonesia-ChinaKerjasama Indonesia-Korea SelatanNTB
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.