• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

10 Juta Orang di Yaman Hadapi Krisis Pangan

by Redaksi Asiatoday
July 13, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
UNICEF: Krisis Kelaparan Ancam 2,4 Juta Anak di Yaman

Nasib anak-anak di negeri Yaman. Ist

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) memperingatkan bahwa hampir 10 juta orang di Yaman menghadapi kekurangan makanan akut. PBB menekankan pentingnya tindakan segera untuk mencegah kelaparan di negeri itu.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip Senin (13/7/2020), Program Pangan Dunia PBB (WFP) mengatakan mereka membutuhkan USD737 juta untuk mengakhiri tahun ini untuk menjaga program bantuan kemanusiaan tetap berjalan di negara yang dilanda perang.

PBB mengatakan bahwa Yaman berjuang dengan krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

“Situasi kemanusiaan memburuk pada tingkat yang mengkhawatirkan, mendorong orang ke tepi,” kata juru bicara WFP, Elisabeth Byrs dalam briefing virtual di Jenewa, Swiss.

“Kita harus bertindak sekarang. Jika kita menunggu kelaparan diumumkan, itu sudah terlambat karena orang sudah sekarat,” tekannya, menambahkan bahwa tanda-tanda peringatan kelaparan sudah ada.

Arab Saudi menyerbu Yaman pada Maret 2015 untuk mengembalikan kekuasaan ke rezim sebelumnya dan menghancurkan gerakan Houthi Ansarullah yang populer, yang para pejuangnya telah banyak membantu tentara Yaman dalam mempertahankan negara melawan penjajah.

Perang yang sedang berlangsung telah menewaskan puluhan ribu orang Yaman dan mendorong seluruh negara itu mendekati ambang kelaparan.

Intervensi militer yang brutal juga telah mengambil korban besar pada infrastruktur negara, menghancurkan rumah sakit, sekolah, dan pabrik.

Perang yang diberlakukan pada awalnya terdiri dari kampanye serangan udara tanpa henti tetapi kemudian ditambah dengan blokade laut dan udara yang melumpuhkan dan penyebaran tentara bayaran darat ke Yaman.

“Yaman menghadapi krisis di berbagai bidang. Impor telah menurun, harga makanan melonjak, riyal berada dalam terjun bebas, dan cadangan mata uang asing mendekati penipisan total,” tambah Byrs.

Menurut pejabat WFP, lebih dari 20 juta warga Yaman tidak aman pangan di negara Arab itu, di mana sekitar 13 juta orang menerima bantuan makanan kemanusiaan.

“Selain itu, 2 juta anak-anak, ditambah 1 juta wanita hamil atau menyusui, membutuhkan perawatan untuk kekurangan gizi akut,” kata Byrs.

Ia juga mengatakan bahwa distribusi bantuan organisasinya turun ke setiap bulan sekali di utara Yaman, menyatakan harapan bahwa badan PBB itu tidak harus melakukan hal yang sama di tempat lain.

Pandemi COVID-19 juga melanda di negara yang dilanda perang. (ATN)

Tags: Krisis PanganUnited NationsWorld Food ProgrammeYaman
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.