• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

20 Pesawat dan Drone China Simulasi Tempur Dekat Taiwan

by Redaksi Asiatoday
August 27, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pesawat Militer Tiongkok ‘Kepung’ Wilayah Udara Taiwan, AS Bereaksi Keras

Pesawat militer China. Dok PLA

ASIATODAY.ID, JAKARTA – China terus menggelar simulasi tempur di dekat Taiwan.

Kementerian Pertahanan Taiwan telah mendeteksi 20 pesawat angkatan udara China mendekati zona pertahanan mereka dalam 24 jam terakhir, termasuk sebuah pesawat nirawak (drone) tempur di sepanjang pantai timur Pasifik Taiwan, Sabtu (26/8/2023).

China mengadakan latihan militer di sekitar Taiwan selama satu hari sebagai reaksi kemarahan atas kunjungan singkat Wakil Presiden William Lai ke Amerika Serikat pada bulan ini.

RelatedPosts

Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network

OPEC+ Builds New Energy Alliance

Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order

“Pesawat yang terlibat termasuk pesawat tempur Su-30 dan J-10, serta pesawat anti-kapal selam,” demikian keterangan dari Kementerian Pertahanan Taiwan, dikutip dari Reuters pada Minggu (27/8/2023).

Beberapa pesawat tempur dan drone melintasi garis tengah Selat Taiwan, yang sebelumnya merupakan batas tidak resmi antara kedua belah pihak.

Pesawat China disebut kerap melintasi kawasan tersebut selama setahun terakhir Berdasarkan peta yang ditunjukkan kementerian yang sama, drone berjenis TB-001 ini terbang ke utara Taiwan menuju ke Pasifik, menelusuri pantai sisi timur dan kemudian kembali menyusuri jalur penerbangan yang sama ke China.

Media pemerintah China menyebut TB-001 sebagai “kalajengking berekor kembar” dan memperlihatkan gambar pesawat tersebut dengan rudal di bawah sayapnya. Pesawat itu disebut mampu melakukan misi dari ketinggian dan jarak jauh.

Taiwan belum melaporkan adanya pesawat militer China di wilayah udara teritorialnya, meskipun Taiwan mengatakan bahwa pesawat-pesawat tersebut telah mendekati zona tambahan pulau tersebut, yang berjarak 24 mil laut (44 km) dari pantainya.

Adapun Taiwan yang diklaim China sebagai wilayahnya telah mengeluh selama tiga tahun terakhir atas meningkatnya tekanan militer dari Beijing.

Pada bulan April, Taiwan mengatakan model drone yang sama telah terbang di sekitar Taiwan. Kementerian tersebut belum mengetahui apakah latihan yang dimulai China pada Sabtu lalu telah berakhir secara resmi, karena belum ada pemberitahuan lebih lanjut.

China sendiri mengecam Amerika Serikat karena menyetujui penjualan senjata lebih lanjut ke Taiwan, dan Taiwan tak mau kalah dengan mengumumkan rencana mereka untuk menghabiskan US$3 miliar tahun depan guna membeli senjata, termasuk jet tempur. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Indo Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.