• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kemenangan Joe Biden yang Masih Kontroversial

by Redaksi Asiatoday
November 8, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Trump Kehilangan Respect, Popularitas Biden Melambung Jelang Pilpres AS

Donald Trump dan Joe Biden. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Joe Biden boleh saja mendeklarasikan telah memenangkan Pilpres Amerika Serikat (AS), namun kemenangan itu dianggap masih kontroversial.

Presiden Donald Trump dan pejabat Gedung Putih menyatakan belum akan mengakui kemenangan itu dalam waktu dekat.

Trump yang telah menghabiskan waktunya mengkritisi hasil pemilu dengan tuduhan kecurangan yang tidak terbukti, berjanji akan terus mengambil langkah hukum untuk memenangkan suara di negara bagian yang memberi Biden kemenangan dalam pemungutan suara hari Selasa lalu.

RelatedPosts

California Seeks Strategic Partnership with Indonesia

FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny

Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert

Para pembantu Trump dan pendukungnya dari Partai Republik mendukung penuh strategi tersebut. Fakta sederhananya, menurut Trump, adalah pemilihan ini masih jauh dari selesai karena status Joe Biden belum diresmikan sebagai pemenang di negara bagian mana pun.

“Apalagi di negara bagian yang sangat diperebutkan atau negara bagian, dimana kampanye kami memiliki gugatan hukum yang valid dan sah dan dapat menentukan pemenang akhir,” kata Trump dalam sebuah pernyataan dikutip dari CNA, Minggu (8/11/2020).

Sementara itu, sejumlah penasihat presiden secara pribadi mengakui bahwa peluang mantan pengusaha itu untuk membatalkan hasil pemilu dan tetap di Gedung Putih sangat kecil. Namun, dia menegaskan tidak ada yang salah dengan gugatan hukum tersebt.

“Dia harus membiarkan penghitungan ulang dilanjutkan, mengajukan klaim apa pun yang ada, dan kemudian jika tidak ada perubahan, dia harus mengakui,” kata salah satu ajudan Trump kepada wartawan.

Partai Republik mencoba mengumpulkan dana setidaknya USD60 juta untuk mendanai tuntutan hukum di beberapa negara bagian dengan tuduhan kecurangan pemilu. Lebih dari setengah dari uang yang terkumpul akan digunakan untuk membayar utang kampanye, seperti yang tertulis dalam surat elektronik.

“Dia harus memastikan setiap suara dihitung dan menuntut transparansi. Itu menempatkan dia pada dasar retorika yang kuat,” kata seorang mantan pejabat Gedung Putih lainnya.

Sementara, kalangan Republikan lainnya memperingatkan bahwa Trump dapat menodai warisannya jika pada akhirnya dia tidak keluar dengan elegan dari Gedung Putih dan akan mengikis kekuatan politiknya di masa depan.

“Tidak mungkin baginya untuk mencalonkan diri lagi pada 2024 jika dia dipandang sebagai pecundang,” kata sumber Partai Republik di Kongres. (ATN)

Tags: Donald TrumpJoe Biden
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.