• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pompeo: Taiwan Negara Berdaulat dan Bukan Bagian dari Tiongkok

by Redaksi Asiatoday
November 14, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Tangkal Intervensi Asing, Taiwan Sahkan Undang-Undang Anti Infiltrasi

Negeri Taiwan. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – China  merespon keras statemen Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo yang menyebut Taiwan sebagai wilayah yang berdaulat dan ‘bukan bagian dari China’ alias Tiongkok.

Kementerian Luar Negeri China menegaskan akan membalas setiap langkah yang mengacaukan kepentingan utamanya.

Juru Bicara Kemlu China Wang Wenbin mengatakan Taiwan adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari China. Pernyataan Pompeo, jelasnya, semakin merusak hubungan China dan AS.

RelatedPosts

Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network

OPEC+ Builds New Energy Alliance

Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order

“Kami dengan sungguh-sungguh memberi tahu Pompeo dan orang-orang sejenisnya, bahwa setiap perilaku yang merusak kepentingan inti China dan mengganggu urusan dalam negeri China akan ditanggapi dengan serangan balik yang tegas oleh China,” tegasnya ketika berbicara di Beijing, Jumat (13/11/2020).

China telah menjatuhkan sanksi kepada perusahaan AS yang menjual senjata ke Taiwan, dan menerbangkan jet tempur di dekat pulau itu ketika pejabat senior AS mengunjungi Taipei tahun ini.

Juru bicara kementerian luar negeri Taiwan, Joanne Ou, berterima kasih kepada Pompeo atas dukungan Menlu AS itu.

“Republik China di Taiwan adalah negara yang berdaulat, merdeka, dan bukan bagian dari Republik Rakyat China. Ini adalah fakta dan situasi saat ini,” tegasnya.

Mike Pompeo sebelumnya mengatakan bahwa Taiwan tidak menjadi bagian dari China.

“Itu diakui dengan pekerjaan yang dilakukan pemerintahan (mantan presiden AS) Reagan untuk menjabarkan kebijakan yang telah ditaati Amerika Serikat selama tiga setengah dekade,” kata dia dalam wawancara radio di AS pada Kamis (12/11/2020).

China menganggap Taiwan sebagai masalah paling sensitif dan penting dalam hubungannya dengan AS, dan telah dibuat marah oleh peningkatan dukungan pemerintahan Trump untuk pulau yang diklaim China namun diperintah secara demokratis itu.

AS terikat oleh hukum untuk memberi Taiwan sarana untuk membela diri, dan secara resmi hanya mengakui posisi China bahwa Taiwan adalah bagian darinya, daripada secara eksplisit mengakui klaim China. (ATN/Reuters)

Tags: Amerika SerikatChinaTaiwan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.