• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Xi Jinping Ajak Joe Biden Bangun Kerja Sama yang Sehat dan Stabil

by Redaksi Asiatoday
November 26, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Presiden China Keluarkan Perintah Mobilisasi Latihan Tempur

Presiden China, Xi Jinping. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden China, Xi Jinping mengucapkan selamat kepada Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden.

Xi mengajak Biden untuk membangun kerja sama saling menguntungkan (win-win) di tengah konflik perdagangan, teknologi dan keamanan.

China menjadi salah satu negara besar terakhir yang memberi ucapan selamat bertugas kepada Biden.

RelatedPosts

California Seeks Strategic Partnership with Indonesia

FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny

Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert

Tidak ada penjelasan atas keterlambatan itu, tetapi beberapa komentator mengatakan Beijing mungkin ingin menghindari hubungan yang tegang dengan Presiden Donald Trump, yang belum mengaku kalah dari Biden.

Dalam pesan ucapan selamatnya, Xi mengatakan kepada Biden bahwa hubungan “sehat dan stabil” adalah “harapan bersama komunitas internasional”, menurut pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita resmi Xinhua dikutip dari CNA, Kamis (26/11/2020).

“Kami berharap kedua belah pihak akan menjunjung tinggi semangat non-konflik dan non-konfrontasi, saling menghormati dan kerja sama win-win. Kami berharap akan fokus pada kerja sama, mengontrol perbedaan dan mempromosikan pembangunan yang sehat dan stabil dari hubungan China-AS,” menurut pernyataan itu.

Hubungan China-AS telah memburuk ke titik terendah dalam beberapa dekade selama empat tahun Trump menjabat.

Puncak perselisihan hubungan kedua negara terjadi dalam konfrontasi perdagangan dan teknologi hingga masalah Hong Kong dan Covid-19.

Sementara itu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa Iran dan Amerika Serikat dapat sepenuhnya membalikkan kebijakan empat tahun pemerintahan Donald Trump dan kembali ke kondisi sebelum kepresidenannya.

Dalam pidato kabinet yang disiarkan televisi, Rouhani mengatakan jika pemerintahan Joe Biden yang akan datang memiliki kemauan politik, hubungan Iran-AS bisa sangat berbeda.

Iran mendesak Biden untuk mencabut sanksi dan bergabung kembali dengan kesepakatan nuklir.

“Iran dan AS sama-sama dapat memutuskan dan mengumumkan bahwa mereka akan kembali ke kondisi pada 20 Januari 2017,” katanya seperti dikutip Aljazeera.com.

Namun, Rouhani menguraikan apa yang diharapkan Iran dari Presiden Biden di masa depan.

“Kami berharap dalam langkah pertamanya, pemerintahan AS berikutnya akan secara eksplisit mengutuk kebijakan Trump di Iran,” kata presiden tersebut.

Dia menyebut kebijakan tersebut “anti-hak asasi manusia dan bersifat teroristik”. Dia juga mengatakan pemerintahan Biden harus “menebus kebijakan yang salah”. (ATN)

Tags: Joe BidenPerang Dagang Amerika-ChinaXi Jinping
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.