• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Taiwan Berbagi Pengalaman dengan Tim Medis Indonesia Tangani Covid-19

by Redaksi Asiatoday
December 2, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Taiwan Berbagi Pengalaman dengan Tim Medis Indonesia Tangani Covid-19

National Taiwan University Hospital (NTUH) bersama tim medis Indonesia. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Taiwan turut berbagi pengalaman dengan tim medis Indonesia dalam menangani wabah Covid-19.

National Taiwan University Hospital (NTUH) membagikan pengalaman di bidang penanganan wabah dengan Indonesia melalui telekonferensi, dan mendatangkan 8 orang petugas medis asal Indonesia untuk menjalani pelatihan klinis secara langsung di Taiwan.

Sejak tahun 2012, NTUH telah menjalin hubungan pertukaran dengan berbagai instansi medis di Indonesia. Namun karena wabah yang masih berlangsung, tahun ini kegiatan seminar dan pertukaran dengan Indonesia dilaksanakan via telekonferensi.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Selain itu, meskipun situasi wabah di Indonesia masih dalam kondisi serius, NTUH dan Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) tetap berupaya untuk menyampaikan kepedulian, di antaranya dengan mendatangkan 8 orang petugas medis dari Indonesia untuk menjalani pelatihan di Taiwan selama 4 hingga 6 bulan.

Sebelum memulai pelatihan, para peserta harus menjalani 14 hari karantina rumah, pengambilan sampel, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara mandiri selama 7 hari.

Kepala NTUH, Wu Ming-shiang, mengatakan di bawah kerangka Kebijakan Baru Arah Selatan (New Southbound Policy), NTUH sudah menjalin kerja sama dengan Libya, Mongolia dan Vietnam.

“Tahun ini NTUH telah menandatangani MOU dengan beberapa rumah sakit dan fakultas kedokteran di Indonesia, bahkan mendatangkan petugas medis Indonesia untuk menjalani pelatihan langsung di Taiwan,” ujarnya dalam keterangan tertulis MOFA, Rabu (2/12/2020).

Salah seorang peserta pelatihan, Jati (dokter spesialis mata) menjelaskan sebelum datang ke Taiwan, ia harus menjalani tes asam nukleat, dan setelah tiba di Taiwan ia harus menjalani karantina rumah selama 14 hari, kemudian menjalani tes asam nukleat sebanyak 2 kali.

Ia juga mengaku sangat kagum dengan proses karantina yang diterapkan di Taiwan yang menyediakan 1 ruangan karantina untuk 1 orang.

Melalui pelatihan ini, Jati berharap dapat memperkenalkan teknik pengobatan glaukoma Taiwan ke Indonesia. (AT Network)

Tags: Kerjasama Indonesia-Taiwan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.